Rekor Baru, Nilai Transaksi di Pasar Modal Tembus Rp13 Triliun per Hari

Rekor Baru, Nilai Transaksi di Pasar Modal Tembus Rp13 Triliun per Hari
Bursa Efek Indonesia. ©2015 Merdeka.com/imam buhori
EKONOMI | 14 Oktober 2021 10:09 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mencatat, aktivitas perdagangan di pasar modal dalam tiga bulan terakhir terus mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari rata-rata nilai transaksi perdagangan yang tembus mencapai Rp13 triliun per hari.

Menurutnya, nilai transaksi ini menjadi rekor baru sejak 1992. Nilai transaksi itu juga melonjak dua kali lipat dalam lima tahun terakhir.

"Kami mencatat tingginya aktivitas transaksi dan rekor baru sejak 1992. Di antaranya adalah rata-rata nilai perdagangan harian yang mencapai lebih dari Rp13 triliun per hari," kata dia dalam acara Capital Market Summit & Expo 2021, Kamis (14/10).

Tingginya nilai transaksi tersebut tidak lepas dari jumlah frekuensi transaksi di Pasar Modal Indonesia juga naik. Di mana rata-rata 1,2 juta transaksi per hari dan merupakan tertinggi di kawasan Asia dalam tiga tahun terakhir ini.

"Hal ini turut diikuti dengan lonjakan volume perdagangan yang mencapai lebih dari 19 miliar lembar saham per hari," jelasnya.

Inarno menambahkan, dari segi investor baru dalam delapan bulan terakhir selama 2021 juga terus mengalami peningkatan. Di mana terdapat penambahan sebanyak 1 juta investor saham baru. "Hal ini patut kita syukuri dan kita banggakan karena antusias dari masyarakat untuk berinvestasi dan menjadi bagian dari pasar modal masih sangat tinggi," katanya.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), per 30 September 2021 pasar modal indonesia telah mencapai lebih dari 6,4 juta investor. Termasuk di dalamnya adalah 2,9 juta single investor identification (SID) saham baru.

Tidak hanya pertumbuhan investor saja, pada periode tersebut jumlah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia juga mengalami peningkatan menjadi 750 perusahaan tercatat. Adapun penambahan baru sebanyak 38 perusahaan.

"Semoga pasar modal kita terus memberikan kinerja yang baik dengan demikian dapat membantu pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi yang tengah berlangsung," pungkasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Kinerja SILO Diprediksi Stabil, LPKR Ikut Rasakan Cuan
IHSG Diprediksi Masuk Level 6.500, Analis Rekomendasikan 8 Saham Ini
Simak Saham Rekomendasi Analis Hari Ini, Ada Unilever dan Indofood
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas Seiring Kenaikan Indeks Wall Street
PLTA Air Putih Beroperasi Penuh, Laba KEEN Naik 6,8 Persen
IHSG Dibuka Merah, BCA dan Unilever jadi Rekomendasi Analis

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami