Respons Gojek Soal Kabar Merger dengan Grab

Respons Gojek Soal Kabar Merger dengan Grab
UANG | 3 Desember 2020 16:49 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Chief Corporate Affairs Gojek Indonesia, Nila Marita, menanggapi atas ramainya pemberitaan terkait wacana merger antara dua decacorn yakni Grab dan Gojek. Dikabarkan keduanya hampir mencapai kesepakatan untuk menggabungkan bisnis.

Menurutnya, saat ini pihaknya tidak dapat menanggapi kabar merger antara Gojek dan Grab yang ramai diperbincangkan itu.

"Kami tidak dapat menanggapi rumor yang beredar di pasar. Yang dapat kami sampaikan adalah fundamental bisnis Gojek semakin kuat termasuk di masa pandemi," ujar dia melalui pesan singkat kepada Merdeka.com, Kamis (3/12).

Dia memastikan saat ini secara fundamental bisnis, Gojek justru menguat di tengah pandemi Covid-19.

"Beberapa layanan kami bahkan telah mencatatkan kontribusi margin positif. Kami terus memprioritaskan pertumbuhan yang berkelanjutan untuk memberikan layanan terbaik kepada pengguna dan mitra kami di seluruh tempat kami beroperasi," imbuh dia.

Baca Selanjutnya: Gojek dan Grab Dikabarkan Semakin...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami