Respons Kemenkeu soal Dugaan Korupsi 3 Anak Buahnya di Batam

Respons Kemenkeu soal Dugaan Korupsi 3 Anak Buahnya di Batam
UANG | 25 Juni 2020 18:56 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menghormati keputusan Kejaksaan Agung yang menetapkan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) yang menyeret anak buahnya dalam importasi tekstil pada Dirjen Bea Dan Cukai Tahun 2018-2020. Dia mengatakan, dalam penanganan kasus ini Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Bea Cukai bekerja sama dan menjalin koordinasi yang erat dengan Kejaksaan Agung.

"Saya ingin menyampaikan sekali lagi komitmen dari Kementerian Keuangan untuk menegakkan integritas dari seluruh pejabat dan pegawai di Kementerian Keuangan tidak ada ruang kita tidak memberikan toleransi zero toleran untuk siapapun staf Kementerian Keuangan yang menjadi oknum yang tidak melakukan pekerjaan atau menyalahgunakan kewenangannya dan mencederai nilai-nilai Kementerian Keuangan," kata Suahasil dalam video conference di Jakarta, Kamis (25/6).

Suahasil menambahkan, Kementerian Keuangan selalu senantiasa terbuka dan akan terus menjalankan koordinasi dengan instansi terkait, aparat penegakan hukum lainnya dalam menindaklanjuti kasus ini. Pihaknya juga memastikan bahwa seluruh proses ini dilakukan dengan tata kelola yang baik.

"Setelah ini saya telah meminta Dirjen bea cukai maupun Inspektur Jenderal keuangan untuk menguraikan dan juga merespons jika ada informasi ditemukan lebih lanjut dalam penanganan kasus ini kita berharap kasus ini akan segera diselesaikan dan kami akan menindak lanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku secara administratif maupun mengikuti aparat penegak hukum di dalam melaksanakan tugasnya," jelas Suahasil.

Dia menekankan, pihaknya akan selalu berupaya menjaga nilai-nilai Kementerian Keuangan termasuk integritas dan juga pelaksanaan tugas sehari-hari sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Kepada seluruh staf Kementerian Keuangan dia berpesan untuk tetap menjalankan tugasnya dengan benar dengan baik sesuai dengan peraturan perundangan yang ada.

"Dalam menjalankan tugas pastikan bahwa tidak ada konflik interest tidak ada penyalahgunaan kewenangan dilakukan karena yang terjadi memang kementerian keuangan memiliki zero tolerance namun ketika Anda menjalankan seluruh kewenangan Anda sesuai ketentuan perundangan yang berlaku maka kementerian keuangan akan memberi support kepada Anda," jelas dia.

Baca Selanjutnya: Kejaksaaan Tetapkan Lima orang Tersangka...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami