RI Mampu Ekspor 115 Kontainer Ikan Rp194 M ke AS & Eropa di Tengah Wabah Corona

RI Mampu Ekspor 115 Kontainer Ikan Rp194 M ke AS & Eropa di Tengah Wabah Corona
UANG | 1 April 2020 15:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perikanan dan Kelautan (KKP), Edhy Prabowo, menyatakan Indonesia telah melakukan ekspor produk perikanan sebanyak 115 kontainer hari ini. Pelepasan ekspor tersebut dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Adapun nilai ekspor produk perikanan tersebut mencapai Rp194 miliar. Menteri Edhy menyatakan, angka ini akan terus bertambah.

"Ekspor produk perikanan kita 115 kontainer hari ini dengan negara tujuan Amerika Serikat dan Eropa," kata Edhy saat konferensi pers virtual, Rabu (1/4).

Adapun ekspor didominasi produk ikan tuna. Namun, Menteri Edhy menyadari bahwa dalam kondisi saat ini, ada beberapa produk yang permintaannya turun, meskipun dirinya tidak merinci hasil perikanan apa saja yang turun tersebut.

Lebih lanjut, Menteri Edhy menyatakan dalam rentang waktu 3 bulan terdapat potensi panen mulai dari udang hingga produk perikanan lainnya. Mulai dari 110.000 ton hingga 140.000 ton.

"Saya sudah lihat dari Dirjen Budidaya, untuk udang itu saja sendiri ada 110.000 ton, untuk produk lainnya 140.000 ton, dari April, Mei dan Juni," katanya.

1 dari 1 halaman

Kebutuhan Pangan

rev1

Pihaknya juga memastikan kecukupan cold storage (ruang penyimpanan dingin) untuk menampung produk-produk tersebut. Saat ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang mengkalkulasi jumlah cold storage baik milik pemerintah, BUMN maupun swasta.

Yang pasti, KKP terus memantau perkembangan kondisi penyebaran virus Corona demi memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

"Dalam kondisi apapun yang kita hadapi, orang tetap butuh makan. Ikan jadi salah satu produk yang diminati. Mudah-mudahan setelah Covid-19 selesai, Indonesia jadi negara paling siap menyediakan pangan khususnya di sektor perikanan," tutup Menteri Edhy.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
Cegah Penyebaran Virus Corona, Tatalogam Produksi Baja Antivirus
Pemuda Karang Taruna Sterilisasi Warga yang Masuk Kampung di Kebon Sirih
Puluhan TKA China Masuk Indonesia, Kok Bisa?
Kasus Corona Terus naik, Bagaimana Stok APD di RSPI, RSUD Pasar Rebo & Wisma Atlet
Lippo Ubah Mal di Jakarta Selatan Menjadi RS Corona, Siloam Bakal Jadi Pengelola
Imbas Virus Corona, Penumpang Kereta Api di Sumut Anjlok 60 Persen
Anggaran DOB Kabupaten Bogor Rp40 M Direlokasi untuk Penanganan Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami