Ridwan Kamil Minta Kenaikan Tarif Tol Jakarta-Bandung Ditunda

Ridwan Kamil Minta Kenaikan Tarif Tol Jakarta-Bandung Ditunda
UANG | 5 September 2020 15:51 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengkritisi kebijakan penyesuaian tarif jalan tol Cipularang dan Padaleunyi yang naik mulai Sabtu (5/9). Kritikan pun sempat dilontarkan di akun media sosialnya.

Emil mengatakan bahwa kebijakan tersebut dilakukan pada waktu yang tidak tepat. Kenaikan tarif dua jalan tol yang ada di Jawa Barat seharusnya ditunda dahulu, karena pandemi Covid-19 memberikan dampak secara ekonomi. Pihaknya pun mengaku sudah menyampaikan protesnya langsung kepada menteri yang membidanginya.

"Saya sudah protes, sampaikan ke Pak Menteri juga. Kita tunggu saja," kata Emil di Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (5/9).

Dia mengungkapkan, kalau kenaikan tarif jalan tol kembali dibebankan kepada masyarakat, maka masyarakat akan semakin kesulitan. Oleh karena itu, sebaiknya rencana kenaikan tersebut sebaiknya ditunda.

"Ekonomi kita lagi minus, mau resesi. Semua tambahan dibebankan kepada rakyat, saya kira timing-nya kurang pas," ungkapnya.

Meski demikian, dia meyakini bahwa ada alasan kuat tarif tol harus disesuaikan sehingga kemudian naik. Walau begitu, dalam pandangannya, kenaikan tarif yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19 kurang tepat.

Dia berharap agar pihak-pihak terkait mau mempertimbangkan kembali kenaikan tarif tol. "Mudah-mudahan dipertimbangkan oleh BPJT, (Kementerian) PUPR, dan Jasa Marga. Ditunda saja," tutupnya.

Baca Selanjutnya: Tarif Tol Naik...

Halaman

(mdk/did)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami