Ridwan Kamil Minta Pemda Libatkan Pertamina dalam Pengerjaan Proyek

UANG | 12 November 2019 15:15 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta kepala daerah di wilayahnya untuk melibatkan Pertamina ketika mengerjakan proyek. Hal ini agar kejadian serupa insiden terbakarnya pipa milik Pertamina di Cimahi beberapa waktu lalu.

"Saya peringatkan kepala daerah jangan lakukan kegiatan di kawasan pertamina tanpa supervisi," kata dia, saat ditemui, di Jakarta, Selasa (12/11).

Menurut dia, proses pengerjaan proyek di kawasan vital, seperti jalur pipa BBM harus dijalankan SOP tertentu. Karena itu, koordinasi dengan operator alias pemilik pipa harus dijalankan.

"Itu kan ada kesalahan prosedur ya KCIC tidak melakukan permohonan pendampingan bersama Pertamina, ini kan ada SOP menggali harus berapa meter dari pipa. Pas kepancung kena langsung," jelas dia.

Meskipun demikian, dia memastikan bahwa insiden tersebut tidak menghambat pengerjaan proyek. Kereta cepat sendiri ditargetkan beroperasi pada tahun 2021 tersebut.

"Masih jalan terus, KCIC kan modelnya, di mana macet tahan dulu, yang lancar dikerjakan, maka nanti bakal ketemu di juli 2021," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi

Sebuah pipa minyak milik Pertamina di Kecamatan Melong, Kota Cimahi terbakar, Selasa (22/10). Penyebabnya diduga karena pipa tersebut rusak oleh alat berat saat mengerjakan proyek kereta api cepat.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III, Dewi Sri Utami mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pipa yang tengah menyalurkan BBM jenis Pertamina Dex dari Terminal Ujung Berung Ke Padalarang, tepatnya di pinggir jalan tol Padalarang - Buah Batu KM 130.

"Aliran BBM di pipa tersebut sementara sudah dihentikan dan Pertamina saat ini fokus pada pemadaman dan berkoordinasi dengan dinas pemadam kebakaran setempat," kata Dewi Sri Utami dikutip keterangannya.

Kata dia, Pertamina memastikan pasokan BBM di Bandung dan sekitarnya aman. Untuk penyebab kebakaran saat ini masih dalam tahap investigasi.

Akibat kebakaran ini, arus kendaraan dari arah Tol Cileunyi dialihkan sementara keluar di Pasir Koja. "Yang dari Cileunyi kita keluarkan ke Gerbang Tol Pasir Koja," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar, Kombes Mohamad Aris.

Selain itu, satu orang dipastikan meninggal dalam peristiwa kebakaran pipa milik Pertamina di Kota Cimahi. Diduga korban adalah pekerja asing dalam proyek kereta api cepat.

Kapolsek Cimahi Selatan, Sutarman menduga korban adalah operator dari alat berat untuk pengerjaan pemasangan tiang pancang di sekitar KM 130 Tol Purbaleunyi. Di situ pula lah peristiwa kebakaran terjadi. (mdk/azz)

Baca juga:
Kebakaran Pipa Pertamina, Polisi Duga Ada Kelalaian Pengerjaan Proyek Kereta Cepat
Emil Soal Kebakaran Pipa Pertamina Sebut PT KCIC Lakukan Kesalahan Prosedur
Pertamina Dinilai Cepat Atasi Kebakaran Pipa BBM di Cimahi
Kebakaran Pipa Pertamina Cemari Sawah
PT KCIC Seharusnya Bisa Antisipasi Keberadaan Pipa BBM
Kebakaran Pipa BBM di Cimahi Dinilai Karena Kurangnya Koordinasi Pertamina