Rudiantara: Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik Tak Perlu Izin Kominfo

UANG | 17 September 2019 12:36 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengakui peran di sektor lingkungan kementeriannya sudah mengalami perubahan seiring dengan perkembangan era digital. Bahkan, Kementerian Kominfo saat ini tidak lagi berpikir sebagai regulator, melainkan menjadi fasilitator dan akselerator.

"Di era digital pemerintah bergeser posisinya setidaknya dari Kominfo yang tadinya regulator menjadi fasilitator," kata Rudiantara saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/9).

Dia menjelaskan, sekalipun harus melakukan regulasi semisal masalah perizinan, semuanya sudah dipermudah. Bahkan untuk perusahaan-perusahaan startup di Indonesia tidak perlu lagi izin ke Kominfo.

"Menjadi penyelenggara sistem elektronik tidak perlu minta izin kepada Kominfo cukup registrasi online, ketik sendiri, print sendiri dua menit selesai," kata dia.

Rudiantara menyebut, kemudahan-kemudahan yang dilakukan oleh pihaknya itu semata-mata bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung perusahaan startup di Indonesia. Oleh karenanya, dirinya bersedia menjadi fasilitator untuk para startup.

"Mengapa? suatu saat pemerintah mempunyai kebijakan untuk startup. Saya lebih banyak bertemu dengan kaum muda Indonesia. kita bicaranya gaes, bro, sis, maunya apa? Apa yang bisa saya fasilitasi untuk kamu?," kata Rudiantara.

Lebih jauh dari itu, Kominfo juga menjadi akselerator dalam menyediakan platform. Di mana, sejauh ini di Tanah Air sudah ada tiga unicorn yakni Tokopedia, Bukalapak dan Traveloka. Sementara satu yang sudah naik kelas atau decacorn yakni Gojek.

"Kita bagaimana berpikir untuk mengembangkan bagaimana menghadirkan unicron berikutnya. Jadi bukan hanya pemerintah sendiri, pemerintah gak bisa sendirian beserta ekosistem beserta dengan founder unicorn dengan Wiliam dengan Zaky dengan Nadin bersama-sama membuat fasilitasi antara Indonesia startup," tandas dia.

Baca juga:
AP II: Pegipegi Dapat Hak Penamaan di Belakang Nama Terminal 1, Traveloka Terminal 2
Traveloka Dapat Hak Penamaan Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta
Presiden Jokowi Sebut Insinyur ASEAN Sukses Ciptakan 10 Unicorn Dunia
Gojek Xcelerate: Cara Gojek Ciptakan Startup Unicorn Baru di Indonesia
Menristek: Produk Startup Teknologi Lokal Masuk e-Commerce, Lawan Hiddent Import
Startup Aplikasi Digital Paling Banyak Dapat Dana Hibah Pemerintah

(mdk/azz)