Rupiah Diprediksi Melemah Jelang Pengumuman The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah Jelang Pengumuman The Fed
UANG | 16 September 2020 10:29 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Rabu (16/9). Rupiah dibuka di Rp 14.790 per USD, menguat dibanding penutupan sebelumnya di Rp 14.845 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah langsung melemah ke posisi Rp 14.820 usai pembukaan. Meski sempat stagnan, namun Rupiah kembali melemah hingga ke posisi Rp 14.840 per USD. Saat ini, Rupiah menguat tipis di posisi Rp 14.835 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta berpotensi tertekan jelang pengumuman hasil rapat bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed).

"Pasar keuangan terlihat dalam mode "wait and see" pagi ini menjelang pengumuman hasil rapat bank sentral AS dini hari nanti," ujar Ariston, dikutip Antara, Rabu (16/9).

Sebelumnya, lanjut Ariston, dolar AS tertekan karena ekspektasi kebijakan The Fed masih akan lebih longgar untuk membantu memulihkan ekonomi AS di masa pandemi. Dia memperkirakan hari ini rupiah berpotensi tertekan di kisaran Rp14.800 per USD hingga Rp14.900 per USD. (mdk/azz)

Baca juga:
Sentimen Global Positif, Rupiah Dibuka Menguat di Rp 14.805 per USD
Hari Pertama PSBB Jakarta, Rupiah dan IHSG Ditutup Menguat
Rupiah Ditutup Melemah, IHSG Melaju Kembali Masuk 5 Ribu
Rupiah Berpotensi Kembali Merosot Dipicu Penerapan PSBB Jakarta
Nilai Tukar Rupiah Merosot ke Rp14.855 per USD Dipicu Pemberlakuan PSBB Jakarta
Rupiah Berpotensi Menguat Meski Dibayangi Sentimen PSBB Jakarta

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami