Rupiah Melemah Dipicu Kembali Naiknya Imbal Hasil Obligasi AS

Rupiah Melemah Dipicu Kembali Naiknya Imbal Hasil Obligasi AS
Rupiah. ©2013 Merdeka.com
UANG | 22 Januari 2021 10:42 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah dipicu kembali naiknya imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS). Pagi ini, rupiah melemah ke posisi Rp14.026 per USD dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.000 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun terlihat menguat kembali sejak kemarin.

"Kenaikan tingkat imbal hasil obligasi jangka yang lebih panjang ini merefleksikan optimisme pasar terhadap pemulihan ekonomi dan kenaikan tingkat inflasi AS," ujar Ariston dikutip Antara, Jumat (22/1).

Menurutnya, kenaikan imbal hasil (yield) obligasi tersebut mendorong kembali penguatan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya. Rupiah berpotensi melemah terhadap dolar AS karena hal tersebut hari ini. Di sisi lain, pelemahan rupiah mungkin terbatas karena ekspektasi stimulus besar AS yang meningkatkan minat pasar terhadap aset berisiko.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.980 per USD hingga Rp14.050 per USD. "Dari Tanah Air, kemarin Bank Indonesia juga menyatakan optimismenya bahwa aliran dana asing ke Indonesia akan meningkat seiring dengan prospek pemulihan ekonomi," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Rupiah Sentuh Rp14.000 Didorong Pelantikan Joe Biden dan Pengumuman RDG BI
Bos BI Optimis Rupiah Terus Menguat Seiring Derasnya Aliran Modal Masuk RI
Rupiah Berpotensi Menguat Seiring Optimisme Pasar Terhadap Joe Biden
Optimalisasi Pemerintah Tangani Covid-19 Buat Rupiah Menguat ke Rp14.035 per USD
Pembatasan Kegiatan Jawa-Bali Buat Rupiah Melemah ke Rp14.080 per USD
Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat Lewati Level Psikologis Rp14.000 per USD

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami