Rupiah Melemah Jelang Pengumuman Hasil Rapat The Fed

Rupiah Melemah Jelang Pengumuman Hasil Rapat The Fed
Rupiah. ©2013 Merdeka.com
UANG | 17 Maret 2021 12:39 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Rabu (17/3). Pagi tadi, Rupiah dibuka di Rp14.420 per USD atau melemah tipis dibanding penutupan di perdagangan sebelumnya di Rp14.410 per USD.

Mengtip data Bloomberg, Rupiah masih melanjutkan pelemahan usai pembukaan ke Rp 14.465 per USD. Meski sempat menguat ke Rp14.435, Rupiah kembali melemah dan saat ini berada di Rp14.453 per USD.

Analis Samuel Sekuritas, Ahmad Mikail mengatakan, nilai tukar yang ditransaksikan antarbank di Jakarta diproyeksikan melemah menjelang pengumuman hasil rapat bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve.

"Stabilnya indeks dolar dan naiknya yield US treasury kemungkinan akan mendorong pelemahan rupiah. Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan tingkat suku bunga untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS," kata Mikail dalam kajiannya di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (17/3).

Para pelaku pasar berekspektasi bahwa The Fed kemungkinan akan melanjutkan program pembelian obligasi AS di pasar primer dan sekunder untuk membantu pemulihan ekonomi AS dan menjaga tingkat suku bunga tetap rendah. Namun, kebijakan tersebut kemungkinan akan mendorong The Fed untuk membiarkan inflasi berada di atas target inflasi The Fed sebesar dua persen dalam beberapa waktu yang lebih lama dan mendorong kenaikan imbal hasil (yield) obligasi AS.

Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun kemungkinan naik ke level 1,63 persen hari ini. Para pelaku pasar menanti pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell di dalam Komite Pasar Terbuka Federal atau FOMC The Fed. "Para pelaku pasar berekspektasi bahwa langkah The Fed untuk menjaga yield US treasury tetap rendah kemungkinan akan gagal terkendala tingginya penerbitan US treasury oleh pemerintah AS," imbuhnya.

Sementara itu, indeks dolar kemungkinan stabil ke level 91,8 hari ini di tengah turunya data penjualan ritel AS pada Februari. Tercatat data penjualan ritel AS turun 3 persen secara bulanan (mom) pada Februari, lebih rendah dibandingkan dengan Januari sebesar 7,6 persen (mom).

"Data tersebut menunjukan melemahnya aktivitas konsumsi di AS," jelasnya.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) diperkirakan melemah ke level Rp14.450 per USD. (mdk/azz)

Baca juga:
Tertekan Imbal Hasil Surat Utang AS, Rupiah Ditutup Melemah di Rp14.410 per USD
Kurs Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.403 per USD
Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis ke Level Rp14.385 per USD
Pasar Tenaga Kerja AS Mulai Pulih, Rupiah Menguat ke Rp14.340 per USD
Rupiah Ditutup di Rp14.405 per USD Dipengaruhi Ekspektasi Pemulihan Ekonomi AS
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.405 per USD

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami