Rupiah Menguat ke Rp14.761 per USD Imbas Tingginya Angka Pengangguran AS

Rupiah Menguat ke Rp14.761 per USD Imbas Tingginya Angka Pengangguran AS
UANG | 18 September 2020 10:31 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Nilai tukar atau kurs Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta berpeluang menguat didorong masih tingginya angka pengangguran di Amerika Serikat (AS).

Pada Jumat pukul 9.36 WIB, Rupiah menguat 72 poin atau 0,49 persen menjadi Rp14.761 per USD dari sebelumnya Rp14.833 per USD.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, pagi ini terlihat USD melemah terhadap mata uang regional karena pasar meragukan kelanjutan pemulihan ekonomi AS.

"Data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS masih dirilis cukup besar di kisaran 860 ribu klaim, yang artinya pengangguran masih besar karena pandemi," ujar Ariston.

Menurut Ariston, mata uang Garuda berpotensi menguat hari ini karena sentimen dari Negeri Paman Sam tersebut.

"BI rate yang ditahan juga membantu penguatan rupiah karena perbedaan yield yang masih besar," katanya.

Ariston memperkirakan hari ini Rupiah berpotensi menguat di kisaran Rp14.750 per USD hingga Rp14.900 per USD.

Pada Kamis (17/9) lalu Rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.833 per USD dari sebelumnya Rp14.843 per USD. (mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami