Rupiah Merosot ke Rp14.531 per USD Dipicu Kekhawatiran Tingginya Penularan Covid-19

Rupiah Merosot ke Rp14.531 per USD Dipicu Kekhawatiran Tingginya Penularan Covid-19
UANG | 3 Juli 2020 10:08 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Nilai tukar atau kurs Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (3/7) bergerak melemah 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp14.380 per USD dari sebelumnya Rp14.378 per USD.

Sementara itu, merujuk data Bloomberg, Rupiah masih terus melemah hingga menyentuh level Rp14.531 per USD.

"Sentimen negatif masih membayangi pergerakan aset berisiko. Pasar khawatir dengan penularan Covid-19 yang terus meninggi," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta.

Sejumlah aktivitas ekonomi dibatasi atau ditutup kembali di beberapa negara yang kembali meninggi kasus penularan Covid-19 seperti di Amerika Serikat, China, Jerman, Korsel, dan lainnya. Di Indonesia, kasus positif Covid-19 juga masih meningkat dengan laju yang kurang lebih sama.

Sementara itu ketegangan hubungan antara AS dan China dengan disetujuinya UU pemberian sanksi ke pejabat China yang menyetujui UU keamanan Hong Kong oleh Kongres AS, juga menambah sentimen negatif.

Menurut Ariston, Rupiah masih berpeluang melemah hari ini dengan sentimen negatif tersebut. "Di sisi lain membaiknya data tenaga kerja AS Non-Farm Payroll semalam yang memberikan sentimen positif ke aset berisiko, bisa menahan pelemahan rupiah tidak terlalu dalam," ujar Ariston.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.250 per USD hingga Rp14.430 per USD.

Baca Selanjutnya: Kondisi Tak Menentu...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami