RUPS BUMI batal karena tak kuorum

UANG | 20 Desember 2013 16:31 Reporter : Ahmad Baiquni

Merdeka.com - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bumi Resources yang digelar hari ini tidak mencapai kuorum. Akibatnya, pertemuan tersebut tidak dapat mengambil keputusan apapun.

Sebagian besar pemegang saham tidak hadir dalam RUPS kali ini. Tidak ada alasan mengapa mereka tidak datang.

"Saya tidak tahu kenapa, mungkin sebagian besar dari mereka sudah mengambil cuti untuk liburan," ujar Director Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (20/12).

Dileep mengatakan, rencananya RUPS ini akan membahas tiga agenda, dengan tingkat kuorom yang dibutuhkan mencapai 50 persen-75 persen. Agenda pertama berupa pengalihan saham di PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Bumi Resources Minerals sebagai konsekuensi pembayaran utang kepada CIC, yang membutuhkan kuorum mencapai 50 persen lebih 1.

Untuk agenda kedua yaitu persetujuan untuk menjaminkan atau mengagunkan dan mengalihkan sebagian besar harta kekayaan perseroan, yang membutuhkan kuorum mencapai 65 persen. Sedangkan untuk agenda ketiga yaitu pengubahan Anggaran Dasar Perseroan, yang membutuhkan kuorum mencapai 75 persen.

"Kita tidak bisa mengambil keputusan karena kuotanya baru mencapai 24,83 persen," terang Dileep.

Selanjutnya, Dileep menerangkan, pihaknya akan menjadwalkan ulang RUPS ini. Dia berharap, pada RUPS mendatang peserta yang hadir dapat mencapai kuorum.

"Kita akan agendakan ulang, tanggal 10 Januari 2014. Semoga tahun depan bisa lebih baik," terang dia.

Lebih lanjut, Dileep menerangkan, jika pada RUPS selanjutnya kuorum tidak terpenuhi, BUMI akan meminta bantuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dia berharap OJK dapat memberikan perlakuan khusus bagi BUMI.

"Kami berharap OJK memberikan kelonggaran dengan mengurangi syarat kuorum," pungkas dia. (mdk/ard)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.