Regulasi Pemerintah Diharapkan Dukung Pengembangan Startup Kecil

UANG | 23 September 2019 12:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Chairman Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Niki Luhur mendukung seluruh regulasi pemerintah untuk mengembangkan teknologi digital di Indonesia. Dia berharap, dengan regulasi yang diberikan mampu menciptakan keadilan untuk startup kecil.

"Mungkin persepsi awal khususnya dari dunia startup enggak suka regulasi. Mending kerjain dulu nanti kita minta maaf. Sebenarnya dari dunia fintech kita gak setuju. Satu hal yang penting kita harus melindungi konsumen agar pertumbuhan industri dilakukan secara sustainable dan bisa tahan jangka panjang," kata Niki di Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di JCC, Jakarta, Senin (23/9).

Dia berharap, pemerintah bisa menerapkan light touch regulation, yang memungkinkan pemerintah membiarkan inovasi-inovasi dalam dunia digital berkembang dengan hanya perlu membuatkan koridor saja.

"Inovasi membutuhkan ide yang out-of-the box, kalau semua dipenaltikan setiap kali gagal, enggak bakal ada inovasi. Imbangannya harus kita cari yang pas. Tapi kalau kita punya startup kecil jangan ganggu dulu agar mereka bisa berinovasi," imbuhnya.

Sementara mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP), pihaknya masih mendengarkan aspirasi masyarakat terkait RUU itu. Diharapkan, pemerintah bisa melakukan harmonisasi aturan seperti terkait infrastruktur digital di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika, lalu regulasi finansial bersama BI dan OJK, serta dengan Kementerian Hukum dan HAM.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Target 1 Juta Mitra, Klikdaily Berdayakan Warung Tradisional
Gojek Dapatkan Pendanaan Seri F Dari AIA Indonesia
Menengok Keuntungan Investasi Emas Digital
MasDuit, Aplikasi yang Mudahkan Milenial Menabung Emas
Wawancara Direktur Astra Digital Internasional: Kami Tidak Kenal Tahap Burning Money
Aplikasi Tanda Tangan Digital PrivyID Kini Hadir di Investree

(mdk/azz)