Saham lapis kedua terseok-seok

Saham lapis kedua terseok-seok
UANG | 22 September 2014 17:00 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - Pada penutupan perdagangan pasar saham hari ini, IHSG melemah 7,78 poin atau 0,15 persen pada level 5.219,80 poin. Indeks LQ45 naik 0,04 persen pada 891,01 poin.

Menurut Analyst Equity Ascend, Agus Susanto, IHSG bergerak fluktuatif. Pelemahan IHSG didorong oleh penurunan saham-saham lapis kedua yang signifikan, sementara saham unggulan mayoritas bertahan positif.

"Secara sektoral, pelemahan IHSG hari ini, ditekan oleh penurunan sektor perdagangan dan infrastruktur, sementara sektor konsumer dan keuangan berhasil bertahan positif," ujar Agus, Jakarta, Senin (22/9).

Transaksi hari ini relatif lebih rendah dengan mencatatkan volume perdagangan sebanyak 4,35 miliar saham dan dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,52 triliun, sementara investor asing untuk hari ini membukukan pembelian bersih hingga Rp 26,56 miliar.

Saham-saham yang membuat IHSG tertekan berdasarkan rata-rata tertimbang diantaranya saham Telekomunikasi Indonesia (TLKM) terkoreksi 2,56 persen ditutup pada level Rp 2.870, saham Elang Mahkota Teknologi (EMTK) terkoreksi 11,11 persen ditutup pada level Rp 6.000.

Kemudian, Indocement Tunggal Perkasa (INTP) terkoreksi 1,36 persen ditutup pada harga Rp 23.575, Sarana Menara Nusantara (TOWR) yang turun 2,44 persen pada level Rp 4.000, saham Bank of India (BSWD) yang melemah 22,50 persen pada harga Rp 3.875.

Rupiah pada kurs tengah BI naik 13 poin pada Rp. 11.972 per Dollar AS. Sementara itu, bursa saham Asia ditutup terkoreksi.Bursa Nikkei ditutup turun 0,71 persen pada level 16.205,90 poin. Hang Seng turun 0,91 persen pada level 23.955,49 poin. Straits Times melemah 0,16 persen pada level 3.299,86 poin. (mdk/arr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami