Sambut Kenormalan Baru, PT KCI Siapkan 3 Tahapan Operasional KRL

Sambut Kenormalan Baru, PT KCI Siapkan 3 Tahapan Operasional KRL
UANG | 2 Juni 2020 15:39 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) tengah menyiapkan tiga protokol kenormalan baru untuk merespon pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilakukan pemerintah. Pada tahap pertama KCI akan melakukan pengoperasian jalan sebanyak 770-783 KA.

Direktur Utama PT KCI, Wiwik Widayanti, mengatakan pengoperasian tahap pertama ini merupakan adaptasi yang kini tengah dilakukan pihaknya. Adapun jam operasional pada tahap pertama ini yaitu mulai dari pukul 04.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB.

"Untuk jumlah penumpang kereta dibatasi 80 penumpang per kereta (gerbong) itu protokolnya adalah menggunakan masker," kata dia dalam diskusi virtual di Jakarta, Selasa (2/6).

Kemudian untuk tahap kedua, pihaknya akan menambah jumlah KA jalan yakni sebanyak 885-900 KA per hari. Penambahan ini juga membuat jam operasi bertambah mulai dari pukul 04.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB. Sementara total penumpang setiap gerbong dibatasi yakni 102 penumpang.

Kendati begitu, tahapan kedua ini masih menunggu hasil evaluasi dan persetujuan dari pemerintah pusat. Jika disetujui maka tidak menutup kemungkinan langkah tersebut akan diambil oleh PT KCI.

Dia melanjutkan, di dalam tahap kedua ini, protokol Covid-19 juga lebih ditingkatkan dibandingkan pada tahapan pertama. Semua penumpang diwajibkan menggunakan lengan panjang, dan tidak boleh berbicara di dalam kereta atau KRL.

Kemudian untuk penumpang lebih dari usia 60 tahun disarankan untuk menggunakan KRL di jam non peak hour, yakni antara pukul 10.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB. Balita dalam hal ini juga tidak diperkenankan naik KRL.

"Karena manusia termasuk risiko yang tinggi supaya tidak berdesakan dengan penumpang penumpang yang pagi hari ada kebijakan KRL bahwa lansia diperbolehkan naik KRL di luar jam sibuk," kata dia.

Pun demikian untuk pedagang yang membawa barang dagangan disarankan dapat menggunakan KRL pada keberangkatan jam pertama yakni pukul 04.00 WIB.

1 dari 1 halaman

Selanjutnya untuk tahapan terakhir, PT KCI juga berencana akan menambah jumlah perjalanan yakni sebanyak 991-1001 KA. Dengan jam operasional dari pukul 04.00 WIB sampai dengan 24.00 WIB, di mana jumlah penumpang per gerbong sebanyak 140 orang.

Adapun ketentuan protokol kesehatan yang dilakukan di tahap ini masih sama dengan di tahap kedua sebelumnya. Hanya saja, yang membedakan adalah jumlah perjalanan KA dan jam operasionalnya saja.

Terakhir dirinya juga mengimbau kepada seluruh penumpang, agar melakukan transaksi menggunakan non tunai. Sebab, itu akan meminimalisir terjadinya penyebaran virus langsung melalui uang tunai.

"Imbauan kepada pengguna untuk berinteraksi dengan KMT, kartu bank, pertamanya menggunakan transaksi dana tunai untuk meminimalisir risiko penularan melalui uang dan yang terakhir juga kerja sama dengan TNI Polri dan Brimob ini di stasiun untuk menertibkan antrean dan social distancing yang sekarang sedang berjalan dan akan tetap berjalan selama masa normal," tandas dia. (mdk/azz)

Baca juga:
Aturan Baru di KRL: Dilarang Bicara, Lansia dan Pedagang Boleh Naik di Jam Tertentu
Era New Normal, Penumpang Dilarang Bicara dan Telepon di Dalam KRL
Konsep New Normal Lagi Dibahas, PT KCI Tetap Terapkan Protokol Cegah Covid-19
H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang KRL di Tangsel Tidak Sampai 1.000
Sambut The New Normal, Pegawai PT KAI Bakal Dilengkapi APD
Besok Operasional KRL Kembali Normal Sesuai Aturan PSBB, Penumpang Wajib Pakai Masker

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5