Sambut KTT G20 & ASEAN Summit, Menteri PUPR Kebut Penyelesaian Jalan Labuan Bajo

Sambut KTT G20 & ASEAN Summit, Menteri PUPR Kebut Penyelesaian Jalan Labuan Bajo
UANG | 11 September 2020 13:59 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan kemantapan ruas jalan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Selain untuk mendukung produktivitas sektor pariwisata pasca Pandemi Covid-19. Pembangunan infrastruktur konektivitas juga dilakukan seiring pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan ASEAN Summit yang rencananya diselenggarakan di Labuan Bajo pada 2023.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan optimis pembangunan infrastruktur dapat selesai sebelum perhelatan KTT G20 dan ASEAN Summit berlangsung.

"Tadi disampaikan dukungan infrastruktur utamanya adalah terkait jalan, air, listrik, dan komunikasi. Saya kira semua bertahap sedang disiapkan, saya optimis kalau semua berjalan dapat selesai walaupun memang sekarang kita sedang serius menangani Covid-19. Kalau semua berjalan, saya berharap bisa dilakukan Leader Meeting 2023 di Tana Mori (Golo Mori)," kata Menko Luhut saat meninjau pembangunan sejumlah infrastruktur di Labuan Bajo, ditulis Jumat (11/9).

Sementara itu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur untuk KSPN Labuan Bajo telah direncanakan secara terpadu. Mencakup peningkatan kualitas jalan, penataan kawasan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

"Tahun 2021 kita sudah programkan pelebaran jalan sesuai dengan standar nasional menuju Tana Mori sepanjang 30 Km. Pengerjaannya selesai tahun 2022," kata Menteri Basuki.

Program peningkatan jalan dan jembatan menuju Tana Mori sepanjang 30 Km dikerjakan mulai dari ruas jalan Hotel Jayakarta dengan anggaran sebesar Rp377 miliar. Jalan dengan standar jalan nasional adalah lebar 7 meter, 2 lajur, 2 arah dan dengan median jalan.

Pengerjaannya dilakukan secara bertahap berupa peningkatan struktur jalan Labuan Bajo-Simpang Kenari sepanjang Rp14,6 Km dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp146 miliar dan Simpang Kenari-Tana Mori sepanjang 15,4 Km dengan anggaran Rp231 miliar.

Selain pembangunan akses menuju Tana Mori, peningkatan jaringan jalan KSPN Labuan Bajo terus dilakukan Kementerian PUPR yang meliputi beberapa kegiatan di antaranya penanganan ruas jalan dalam kota, penataan trotoar dan drainase, perbaikan geometrik jalan, pelebaran dan preservasi serta pembangunan jalan baru.

Baca Selanjutnya: Alokasi Peningkatan Jaringan...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami