Sandiaga Uno: Baru 5 Persen Pelaku Ekonomi Kreatif Dapat Vaksin Covid-19

Sandiaga Uno: Baru 5 Persen Pelaku Ekonomi Kreatif Dapat Vaksin Covid-19
Sandiaga Uno. Instagram/@sandiuno ©2021 Merdeka.com
EKONOMI | 19 Juli 2021 15:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masih minim mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19. Padahal, sektor ini disebut-sebut sebagai penopang bangkitnya ekonomi di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno menargetkan 90-95 persen pelaku ekonomi kreatif divaksinasi hingga akhir tahun 2021. Namun, hingga saat ini baru 5 persen pelaku ekonomi kreatif yang divaksinasi.

"Namun kami tertantang dari pariwisata dan ekraf, karena kita bukan yang jadi prioritas, per hari ini baru sampai 5 persen, kita targetkan di akhir tahun agar sektor ini bangkit, kita harus ada di level 90-95 persen,” katanya dalam Weekly Briefing Kemenparekraf, Senin (19/7).

Kendati masih sedikit pelaku ekonomi kreatif yang divaksinasi, Sandiaga mengatakan pihaknya tak akan berdiam diri dan mengandalkan pola distribusi yang lama dan sama seperti sebelumnya.

"Berarti ini harus kita genjot secara Gaspol jadi gak bisa kita berdiam diri dan mengandalkan pola distribusi yang lama dan sama," tegasnya.

Dia mengatakan, langkah tersebut akan memanfaatkan setiap destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif yang ada. Pola baru yang dimaksudkannya terinspirasi dari cerita anaknya, Amyra dengan sistem vaksinasi yang dijalankan di Amerika Serikat.

2 dari 2 halaman

Vaksinasi di Minimarket

Itu dikatakan semudah ketika mengunjungi minimarket dan ditawari vaksinasi secara gratis bagi pengunjung yang belum melakukan vaksinasi.

"Jadi pola-pola itu yang semuanya akan kita dorong ke lingkup pariwisata dan ekonomi kreatif (Indonesia)," katanya.

Sementara itu, setelah Kemenparekraf membuka sentra vaksinasi di beberapa tempat, saat ini diakui Sandiaga belum menemui kendala dalam distribusi.

"Saya bersama dengan Hengky Manurung, staf ahli bidang Manajemen Krisis, koordinasi dengan Kemenkes dan pemerintah daerah setempat, Dinkes, Sejauh ini kita belum menemukan hambatan dari distribusi ini," katanya.

Reporter: Arief Rahman

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Program Vaksinasi di 6 Provinsi, Kepala BIN Targetkan 12.000 Anak Divaksinasi
Pelaku UMKM Jadi Target Vaksinasi Covid
Indonesia Kembali Terima 1,184 Juta Dosis Vaksin Sinopharm
Jokowi: Masker dan Vaksin Cara Indonesia Lewati Krisis Pandemi Covid-19
Anies Target Ibu PKK Setiap Hari Per Kelurahan 1.000 Orang Vaksinasi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami