Saran Menhub Budi Sebelum Erick Thohir Pilih Dirut Garuda Indonesia

UANG | 7 Desember 2019 18:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberi masukan untuk penunjukan Direktur Utama Garuda Indonesia yang baru agar memperhatikan rekam jejak dan kompetensinya. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan jabatan terulang kembali.

‎Budi mengatakan, terkuaknya kasus penyelundupan komponen Harley Davidson dan Sepeda Brompton oleh I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara saat menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia, ‎menjadi lebih hati-hati dalam pemilihan direksi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus berdasarkan tatakelola yang baik.

‎"Ini satu contoh sudah saatnya kita melakukan satu kegiatan itu lebih prudent lebih governance, jadi Presiden juga mengatakan jangan main-main lagi," kata Budi,‎ saat ditemui di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Sabtu(7/12).

Budi mengungkapkan, untuk mengangkat Direktur Utama Garuda Indonesia yang baru perlu memperhatikan beberapa aspek, yaitu kompetensi dan rekam jejak selama berkarir.

"Memastikan orang yang direkrut pada satu korporasi yang besar apalagi BUMN harus Memiliki track record dan kompetensi dan satu hal yang mampu menjadi teladan," tuturnya.

Menurut Budi, aspek tersebut hari dipenuhi. Pasalnya, sosok yang diangkat menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia akan menjadi pemimpi‎n yang menentukan nasib perusahaan kedepan. "Karena mereka ini Kita harapkan jadi satu leader, contoh melakukan driving terhadap perusahaan," tandasnya. (mdk/did)

Baca juga:
Soal Penyelundupan Harley Davidson, Garuda Indonesia Dituntut Denda Puluhan Juta
Seluruh Direksi Dicopot, Komisaris Garuda Indonesia Yakinkan Operasional Tetap Normal
Menteri Erick Segera Tunjuk Plt Direksi Garuda Indonesia
Erick Thohir Copot Seluruh Direksi Garuda Indonesia yang Terlibat Harley Selundupan
Penjelasan Garuda Indonesia Soal Isu Pesawat Angkut Ferrari Ilegal
DPR Minta Pemerintah Beri Sanksi Berat Bagi Dirut Garuda Indonesia
Menteri Erick Belum Tahu Soal Garuda Indonesia Turut Angkut Ferrari

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.