Sarat Inspirasi, Ini Serunya Business Coach Hari Ketiga Bersama Finalis FKL 2020

Sarat Inspirasi, Ini Serunya Business Coach Hari Ketiga Bersama Finalis FKL 2020
Sarat Inspirasi, Ini Serunya Business Coach Hari Ketiga Bersama Finalis FKL 2020. ©Shutterstock
UANG | 15 April 2021 11:53 Reporter : Wuri

Merdeka.com - Memasuki hari ketiga, para finalis Festival Kreatif Lokal 2020 kembali mendapatkan ilmu baru di sesi Business Coach. Di hari pertama, peserta sudah belajar soal pemasaran dan dilanjutkan dengan laporan keuangan di hari kedua, maka di hari terakhir akan dibahas soal Agile Business Planning.

Ruben Saragih membuka sesi seru ini dengan mengutip pernyataan Jack Ma. Pendiri Alibaba Group itu memprediksi peluang UMKM yang akan mengausai perekonomian dunia setelah krisis akibat pandemi COVID-19. Dimulai dengan kata-kata yang membakar semangat, Ruben mengingatkan kalau ingin bertahan bahkan berkembang di tengah krisis adalah bisnis yang agile.

Ubah Pemikiranmu

sarat inspirasi ini serunya business coach hari ketiga bersama finalis fkl 2020
©Adira Finance

Ruben menyebutkan satu kata singkat, VUCA. Berasal dari kata Volatility yang artinya mampu berubah dengan cepat, terutama di momen terburuk. Diikuti dengan kata Uncertainty yang mengingatkan untuk tidak terjebak di rutinitas, tanpa tahu apa yang terjadi di masa yang akan datang.

Selanjutnya, Complexity yang menunjukkan kompleksnya masalah yang harus dihadapi. Terakhir, Ambiguity yang menuntutmu untuk mengambil keputusan tepat dan cepat, meskipun informasi yang didapat terkadang kabur.

Sekuat apapun brand-nya, yang bertahan adalah yang bisa beradaptasi. Agar bisa bertahan, perusahaan harus memenuhi 3 hal yaitu cheaper, faster, dan better yang dicapai dengan melakukan transformasi pada teknologi, proses, maupun SDM-nya.

Jadilah Bunglon

sarat inspirasi ini serunya business coach hari ketiga bersama finalis fkl 2020
©Adira Finance

Bisnis saat ini dan masa depan harus seperti bunglon, yaitu beraksi dengan cepat saat mengahdapi perubahan dan bisa beradaptasi dengan cepat pada lingkungan, baik internal atau eksternal. Ruben mengingatkan kunci sukses di perusahaan-perusahaan besar ada pada kemampuan mengubah masalah menjadi peluang.

Jangan terpaku pada cara berpikir yang sudah ketinggalan zaman. Ubah pola pikir dengan coopetition alias cooperative competition yang mendorongmu untuk mencari sahabat sebanyak mungkin karena bisnismu tidak akan bisa berhasil sendirian. Ada juga Omnichannel atau gabungan offline dan online yang membuat bisnis bisa beradaptasi dengan baik.

Rahasia lain yang dibagikan oleh Ruben pada finalis FKL 2020 adalah cara memenangkan perang tanpa pertempuran dengan ERIC (Eliminasi, Reduce, Increase, Create). Tak berhenti sampai di sini saja, lanjutkan dengan cara pikir menguasai tanpa memiliki misalnya dengan menyewa gudang ketimbang membelinya. Terakhir, produsen sekaligus retailer yang bisa didatangi sendiri untuk mendapatkan barang yang harganya jauh lebih murah.

Business Model

sarat inspirasi ini serunya business coach hari ketiga bersama finalis fkl 2020
©Adira Finance

Seiring dengan waktu, persaingan bisnis kini tidak tergantung pada produk tapi business model-nya. Dari sekian banyak metode, Business Model Canvas merupakan yang termudah. Ruben menyarankan untuk membicarakannya dengan tim untuk menemukan Value Proposition, Customer Segment, Customer Relationship, Channel, Key Activities, Key Resources, Key Partners, Cost Structure, dan Revenue Stream.

Business Model Canvas lebih cocok digunakan oleh mereka yang baru saja memulai usaha. Jika ingin mengubah business model, ada beberapa tipe business model redesign yang bisa dipilih sesuai dengan tujuannya. Lengkapi dengan mengaplikasikan corporate strategy yang terdiri dari 4 macam yaitu Market Penetration, Market Development, Product Development, dan Business Diversification.

Banyak ilmu baru yang didapat oleh para finalis FKL 2020, yang bisa digunakan untuk bertahan dan mengembangkan usahanya di tengah krisis. Semoga bisa jadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya ya! (*/eth) (mdk/wri)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami