Sarinah Bakal Jadi Mal Pertama di Indonesia Bebas dari Sampah Makanan

Sarinah Bakal Jadi Mal Pertama di Indonesia Bebas dari Sampah Makanan
Gedung Sarinah setelah renovasi. ©2022 Liputan6.com/Herman Zakharia
EKONOMI | 15 Agustus 2022 16:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sarinah bakal menjadi mal pertama di Indonesia yang bebas dari sampah makanan atau food waste. Salah satunya dilakukan dengan menggandeng startup Surplus dalam distribusi sisa makanan di mal.

Kepala Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi mencatat sekitar 20-48 juta ton sampah makanan di 2019. Angka ini diprediksi terus meningkat jika tak ditanggulangi.

"Beberapa bulan lalu, kami bersama tim deputi (di NFA) bertemu dengan bu Fetty (Direktur Utama Sarinah) mencanangkan zero food waste di Sarinah, dan kini bisa tercapai," kata dia dalam seremoni penandatanganan Sarinah Zero Food Waste, Sarinah, Senin (15/8).

Dia menyebutkan, miliaran sampah makanan dibuang di seluruh dunia. Maka upaya menekan sampah makanan di sentra penjualan perlu dilakukan.

"Di saat miliaran ton terbuang, makanan terbuang, tadi ada nasi padang, waktu kita lihat, ini sudah sejam-dua jam itu jadi food waste. Kalau kita lihat tenant-tenant, berapa banyak produksi makanan kita (yang terbuang)," terangnya.

Direktur Utama Sarinah, Fetty Kwartati menyebut ingin menjaga tren label 'yang pertama' yang diemban Sarinah. Mulai dari mal pertama, memiliki eskalator pertama, hingga partner store pertama di Indonesia.

"Kini jadi community mal pertama di Indonesia, Kita berani jadi mal yan bebas food waste," kata dia.

Fetty berharap, upaya menekan sampah makanan ini tak hanya dilakukan oleh Sarinah. Tapi juga diikuti oleh seluruh pengelola dan pusat belanja di Indonesia. Harapannya, dampak semakin besar akan dirasakan ke depannya.

"Ini coba kita gaungkan, nanti harapannya Sarinah gak sendiri, tapi diikuti yang lain," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Langkah Konkret

Fetty mengungkap upaya ini menjadi langkah konkret dalam mengejar Sustainable development goals (SDGs) yang juga tertuang dalam visi-misi Sarinah.

Menurutnya, dalam launching program kali ini, ada sekitar 40 tenant di sektor food and beverages, dan 45 UMKM bidang kuliner yang ikut serta. Tak berhenti disitu, dia berharap ke depannya akan semakin banyak yang mengikuti jejak tersebut.

"Zero Food Waste ini jadi visi Sarinah untuk mengejar SDGs, memang ini langkah konkret yang kami lakukan. Jadi kami sambut baik MoU ini dan juga ke depan kami ingin jadi suatu gerakan pusat belanja yang lain untuk bersama-sama," ajaknya.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Erick Thohir: Dalam 5 Bulan, Sarinah Sudah Dikunjungi 6 Juta Orang
Melihat Pameran Mobil Kepresidenan dari Tujuh Periode Pemerintahan RI di Sarinah
Lewat Pameran Arsip Sarinah, Erick Thohir Ajak Masyarakat Adaptasi di Era Digital
Pameran di Sarinah Diharapkan Ingatkan Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Yuk Mampir ke Sarinah, Lihat Pameran Arsip Kepresidenan Era Soekarno
Melihat Pameran 7 Mobil Kepresidenan di Sarinah, dari Era Soekarno sampai Jokowi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini