SBY ingin industri kreatif beromzet tinggi

SBY ingin industri kreatif beromzet tinggi
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. merdeka.com/Imam Buhori
EKONOMI | 25 April 2012 13:01 Reporter : Yulistyo Pratomo

Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak seluruh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya industri kreatif dan kerajinan tangan, berkembang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

SBY mendorong industri kreatif meningkatkan omsetnya. Terlebih, bisnis kerajinan tangan telah memberikan sumbangan besar bagi perekonomian nasional. "Kita ingin lebih sukses lagi, kalau angkanya sekarang (omzet) sudah mencapai USD 800 juta atau Rp 7,5 triliun. Menuju 2015, harapannya sudah menembus USD 1,5 miliar. Sangat mungkin industri kreatif kita bernilai USD 1 miliar lebih," ungkap SBY saat pembukaan Inacraft 2012 di Jakarta, Rabu (25/4).

Untuk itu, presiden melihat perlunya berbagai langkah dan strategi. Yang utama adalah meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Hal ini penting untuk bisa bersaing dengan produk dari negara lain di era perdagangan bebas.

Untuk peningkatan kualitas produk, perlunya dukungan modal bagi UMKM. Untuk itu, SBY meminta agar dukungan modal bagi pelaku UMKM bisa dipermudah, asalkan UMKM menjamin dukungan manajemen usaha yang telah dikelola dengan baik.

Selain itu, promosi dan pemasaran harus dilaksankan efektif untuk mendukung hasil produksi. Penjualan termasuk salah satu faktor pendorong omset hasil produksi. SBY juga berbicara mengenai branding, termasuk hak paten dan hak atas kekayaan intelektual yang tidak dapat diabaikan. Dengan adanya hak paten, kata presiden, pengusaha UMKM tidak perlu khawatir lagi jika produknya dibajak oleh pihak lain.

"Banyak yang suka produk Indonesia, jangan lupa mencatumkan itu produk Indonesia dengan mendaftarkan hak paten, jangan khawatir produk saudara dibajak," ucap SBY.

Kepala negara juga meminta agar produk-produk kerajinan ramah lingkungan. SBY meminta agar kebijakan dan regulasi yang dihasilkan bisa mendorong bisnis handicfraft berkembang dengan baik.

"We all know, bahwa ada sejumlah hal yang mesti kita kerjakan baik-baik, mesti kita kelola baik-baik agar industri kreatif termasuk handicraft terus berkembang," tegasnya.

(mdk/oer)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami