Selain Tambang, Kalsel Juga Kaya Akan Ikan Arwana

Selain Tambang, Kalsel Juga Kaya Akan Ikan Arwana
UANG | 10 Juli 2020 11:24 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Asisten Deputi Hilirisasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Amalyos mengatakan, Banjarmasin, Tak hanya kaya akan tambang seperti Batu Bara, Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan (Kalsel) ternyata juga kaya akan sumber daya alam lainnya, salah satunya ikan arwana.

"Kalsel ini dianugerahi berbagai sumber daya dan potensi nilai tambah penyumbang devisa negara, seperti batu bara. Namun selain batu bara, bahwa ada sumber daya lain yang sangat potensi untuk dikembangkan yakni ada penangkaran ikan arwana yang berorientasi ekspor," ujarnya di Jakarta, Jumat (10/7).

Mengenai ekspor ikan arwana ini, Kemenko Marves sebagai kementerian koordinator bersedia untuk membantu mengatasi berbagai hambatan yang ada. Salah satunya mengenai transportasi ekspor ikan arwana yang dikabarkan terganggu terutama dalam masa pandemi Covid-19 atau virus corona.

"Jadi ikan arwana ini awalnya ada pengusaha yang membuat penakaran di sini (kalsel) dan meluas. Ini sangat bagus, terutama untuk perekonomian daerah. Nah kami ingin tahu apa sih yang dihadapi pelaku usaha selama Covid-19 ini, karena kami berkewajiban untuk membantu pembangunan ini, dan ternyata salah satunya mengenai transportasi," ungkapnya.

Terkait dengan dukungan transportasi, Kemenko Marves akan membangkitkan kembali potensi ekspor yang ada di Kalsel. Contohnya dalam waktu dekat berkoordinasi dengan maskapai Garuda Indonesia dan anak usahanya untuk buka kembali connecting flight, optimalisasi bisnis cargo dan first flight bagi daerah penghasil arwana untuk pengiriman, baik secara nasional maupun internasional.

"Secara bertahap semua kita proses dan terlihat langkahnya. Nanti dengan kebijakan Kementerian Perhubungan juga untuk percepatan normalisasi penerbangan regional antarwilayah ini, kita akan dorong 100% dalam waktu yang tidak terlalu lama, tentunya dengan tidak mengabaikan protokol Covid-19," imbuhnya.

1 dari 1 halaman

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel Birhasani berharap dengan adanya pertemuan ini, semakin membuka peluang bagi ekspor ikan arwana di Indonesia khususnya di Kalimantan Selatan.

"Potensi perikanan di Kalimantan sebetulnya tidak kalah dengan batu bara, tambang dan sebagainya. Ke depan ikan arwana ini kita dorong lebih maju. Seperti untuk akhir tahun ini Gubernur Kalimantan Selatan akan memberikan perhatian besar termasuk perikanan lebih dikembangkan, terutama pada sektor hilirisasi. Sehingga semua yang jadi kendala, kita harapkan bisa diatasi secara bersama," pungkasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Tekan Impor, Pemerintah Ingin Microchip Ikan Arwana Dapat Diproduksi Dalam Negeri
Menko Luhut: Kedaulatan Maritim Tidak Akan Pernah Dikompromi dengan Siapapun
Pemerintah Percepat Pengembangan Desa Wisata Genjot Sektor Pariwisata
Pemerintah Siapkan Rp24 Miliar Genjot Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Pemerintah Fokus Kembangkan Pariwisata Geopark Tanpa Eksploitasi Alam
Banyak Aduan Tagihan Listrik Membengkak, Pemerintah Minta BSSN Periksa Sistem PLN

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami