Seluk Beluk Investasi Bodong EDCcash dan Cara Menghindarinya

Seluk Beluk Investasi Bodong EDCcash dan Cara Menghindarinya
investasi. shutterstock
EKONOMI | 17 Januari 2022 09:26 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - EDCcash adalah salah satu jenis investasi yang sempat populer pada awal tahun 2021. Hal ini karena instrumen tersebut dinyatakan ilegal dan terbukti telah menjerat puluhan ribu nasabah sehingga menimbulkan banyak kerugian bagi para investornya.

Meskipun EDCcash adalah instrumen yang telah dinyatakan ilegal, namun banyak pihak yang belum mengetahuinya. Lalu apa Itu EDCcash?

Investasi E-Dinar Coin Cash atau EDCcash adalah jual beli kripto yang mulai dikenal namanya pada tahun 2020 hingga awal 2021. Instrumen ini merupakan mata uang yang dapat digunakan dalam transaksi maupun alat pembayaran. Tiap 1 E-Dinar Coin (EDC) dihargai senilai Rp13 ribu. Meskipun demikian, lama kelamaan harganya jatuh sehingga bernilai rendah.

Meski begitu, ternyata instrumen ini tidak ada dalam 229 aset kripto yang dirilis oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti). Dengan demikian, EDCcash adalah instrumen investasi yang tidak diperdagangkan secara legal karena belum memiliki izin transaksi digital dalam penjualannya.

Terdapat cukup banyak isu yang beredar seputar investasi ini. Meskipun demikian, fakta-fakta terkait EDCcash adalah sebagai berikut seperti dikitip dari OCBC NISP.

2 dari 3 halaman

Menjerat 57 Ribu Nasabah

Berdasarkan data Badan Reserse Kriminal Polri, EDCcash telah menjerat 57 ribu nasabah dengan minimal investasi Rp5 juta. Hal ini pertama kali terbongkar atas laporan warga yang merasa kesulitan mencairkan kripto milik mereka sesuai jumlah seharusnya. Kasus ini lantas dilaporkan sebagai dugaan penipuan dan penggelapan.

Modus penipuan yang dilakukan oleh EDCcash adalah dengan meminta nasabah membayar minimal Rp5 juta untuk dikonversikan menjadi 200 koin dan biaya-biaya lain. Mereka lantas dijanjikan untung sebesar 0,5 persen tiap harinya dan 15 persen per bulan.

Termasuk Investasi Ilegal

EDCcash termasuk dalam instrumen investasi bodong karena tidak terdaftar dalam Bappebti Kementerian Perdagangan. Dengan demikian, perdagangan kripto yang dilakukan pun ilegal karena tak disertai izin.

Tidak Termasuk Koin Kripto di CMC

Selain tidak termasuk ke dalam 229 aset kripto yang dirilis oleh Bappebti, Edccash juga bukan anggota dalam Coin Market Cap (CMC), yakni website yang menunjukkan fluktuasi harga kripto di seluruh dunia.

Cara Kerja EdCcash

Sebagaimana telah dijabarkan sebelumnya, EDCcash adalah investasi ilegal yang memberikan iming-iming keuntungan hingga 15 persen per bulan. Adapun cara kerjanya adalah sebagai berikut.

Menyetorkan Uang

Total modal minimal yang harus Anda setorkan untuk menjadi investor Edccash adalah sebesar Rp5 juta, dengan rincian berikut ini.
- Rp4 juta sebagai biaya starter coin sebesar 200 koin.
- Biaya sponsor sebesar Rp700 ribu.
- Biaya sewa alat tambang untuk e-dinar coin senilai Rp300 ribu.

Membayar Biaya Bulanan

Berdasarkan rincian di atas, member harus membayar senilai Rp300 ribu untuk penyewaan alat. Nah, nominal ini wajib dibayar tiap bulannya. Adapun biaya sponsor justru akan diberikan kepada nasabah yang memberikan rekomendasi investasi ini kepada Anda melalui sistem MLM.

Tersedia Bonus

Berhasil menjerat 57 ribu nasabah, salah satu tips sukses EDCcash adalah menjanjikan dua macam bonus, yakni sponsor dan referensi dengan perincian sebagai berikut.

Bonus sponsor diberikan kepada nasabah yang berhasil merekrut anggota baru, yakni dengan nominal Rp700 ribu dan diberikan dalam bentuk koin E-dinar sejumlah 35 koin ke saldo deposit.

Bonus referensi diberikan dari hasil mining anggota yang Anda rekrut, yakni sebesar 3 persen dari total koin yang dimiliki tiap individu. Dengan demikian, semakin besar deposit, makin banyak bonus referensi yang akan sponsor peroleh.

3 dari 3 halaman

Cara Terhindar dari Investasi Sejenis Edccash

Setelah mengetahui fakta dan bahaya yang ditimbulkannya, cara untuk menghindarkan diri dari investasi bodong sejenis Edccash adalah sebagai berikut.

1. Pastikan Legalitasnya
Sebelum memilih platform investasi, pastikan instrumennya telah memiliki izin dari OJK. Apabila produk yang ditawarkan berbentuk komoditi atau investasi berjangka, maka lakukan pengecekan legalitasnya di BAPPEBTI. Apabila tidak terdaftar, meskipun menjanjikan keuntungan besar, sebaiknya jangan menanamkan dana disana.

2. Buat Rencana Investasi dengan Jelas
Salah satu cara untuk menghindari investasi bodong semacam Edccash adalah dengan membuat rencana investasi secara matang terlebih dahulu. Tetapkan tujuan penggunaan dana serta pilih instrumen sesuai profil resiko.

Hal ini mungkin terdengar sepele, namun sangat penting diterapkan karena ketika Anda telah memiliki tujuan dan profil resiko yang jelas, tentu tidak akan mudah tergoda oleh investasi bodong.

3. Lihat Rekam Jejak Perusahaan
Sebelum memilih perusahaan investasi, periksa terlebih dahulu rekam jejaknya melalui testimoni yang diberikan oleh pelanggan maupun investor mereka. Dengan demikian, Anda dapat menilai bagaimana kinerja mereka selama ini.

4. Berpikir Realistis
Salah satu cara agar terhindar dari investasi bodong seperti edcacsh adalah dengan mempertimbangkan apakah imbal hasil yang diberikan rasional atau tidak. Apabila perusahaan menjanjikan bunga sangat tinggi, maka Anda patut waspada karena bisa jadi merupakan penipuan.

5. Cermati Cara Kerja Perusahaan
Penyebab utama para nasabah terjerat edccash adalah mereka kurang mencermati transparansi perusahaan sejak awal. Padahal, sebelum menanamkan dana, Anda perlu menanyakan seperti apa cara kerja perusahaan dan prosedur pembagian keuntungan.

Apabila mereka tidak transparan, maka Anda harus berhati-hati. Selain itu, lakukan hal-hal penting berikut ini.

Jangan memberikan dana sebelum ada perjanjian resmi atau di hadapan notaris. Anda juga perlu membaca rincian perjanjian dan menanyakan hal-hal yang belum Anda mengerti dari pasal-pasalnya.

Kumpulkan informasi sebanyak mungkin terkait instrumen investasi tersebut. Jika investasinya dalam bentuk nyata seperti gedung, tanah, atau perkebunan, Anda perlu mengunjunginya secara langsung. Selain itu, jangan lupa untuk bertanya pada investor lain yang lebih berpengalaman.

(mdk/azz)

Baca juga:
Seorang Selebgram di Palembang Jadi Tersangka Kasus Investasi Bodong
Polisi Limpahkan Berkas Kasus Investasi Bodong FX Family ke Kejati Gorontalo
Polri Sita Mobil hingga Rumah Milik Tersangka Kasus Penipuan Investasi Alkes
Mahasiswi Pelaku Investasi Bodong Ini Mengaku Senang Dipenjara, Alasannya Bikin Kesal
Tengah Marak, Kenali Ciri-Ciri Investasi Bodong Berkedok Arisan Online
Sidang Kasus Investasi Bodong, Hakim Perintahkan Jaksa Awasi Kesehatan Terdakwa

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami