Semester I-2020, BRI Syariah Restrukturisasi Kredit 29.003 Nasabah Senilai Rp5,4 T

Semester I-2020, BRI Syariah Restrukturisasi Kredit 29.003 Nasabah Senilai Rp5,4 T
BRI Syariah. ©2020 Merdeka.com
UANG | 24 Agustus 2020 13:17 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Direktur Operasional BRI Syariah Fahmi Subandi mencatat, perusahaan telah melakukan restrukturisasi pembiayaan kepada 29.003 nasabah di sepanjang semester I-2020. Nilai restrukturisasi tersebut mencapai Rp 5,4 triliun.

"Di masa pandemi ini seluruhnya terpengaruh, termasuk nasabah-nasabah BRI Syariah," ungkapnya dalam konferensi pers online, Senin (24/8).

Nilai restrukturisasi tersebut memiliki porsi 14,44 persen dari total pembiayaan sebesar Rp 37,4 triliun yang disalurkan pada kuartal II. Lebih dari 25.000 nasabah yang mengajukan restrukturisasi di antaranya merupakan merupakan nasabah di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Seiring dengan penyaluran kredit dan restrukturisasi, BRI Syariah mencatatkan perbaikan kualitas pembiayaan dengan tingkat kredit bermasalah atau non performing financing (NPF) gross 3,99 persen dan NPF net 2,49 persen. Angka ini lebih rendah dibanding periode sama tahun 2019 dengan tingkat NPF gross 4,98 persen dan NPF net 4, 51 persen.

Sementara, NPF coverage ratio perseroan naik menjadi 71,44 persen dari sebelumnya 27,9 persen di semester I-2019. "Ini menunjukkan bahwa kita lebih concern memitigasi risiko, terlihat dari NPF yang bisa di tekan dan coverate ratio yang juga tumbuh," jelas Fahmi.

Fahmi berharap pada kuartal III-2020 perekonomian nasional berangsur pulih seiring dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru (new normal) yang tengah dilakukan masyarakat. Sehingga, bisnis pelaku usaha pun bisa bergerak kembali.

"Mudah-mudahan pandemi segera bisa teratasi, sehingga nanti kuartal III ke belakang perekonomian bisa kembali dan semua bisnis bisa lancar tumbuh kembali," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Hingga Juli 2020, Bank BRI Restrukturisasi Kredit 2,9 Juta Nasabah
Deretan Masalah Mengintai Perusahaan Pembiayaan di Tengah Pandemi
Hingga 11 Agustus, Restrukturisasi Perusahaan Pembiayaan Capai Rp 150,4 T
OJK Catat 6,73 Juta Debitur Lakukan Restrukturisasi Kredit Senilai Rp784 Triliun
6 Dampak Covid-19 Terhadap Perusahaan Pembiayaan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami