Semester I-2020, Realisasi Investasi di Jabar Rp 57,9 Triliun

Semester I-2020, Realisasi Investasi di Jabar Rp 57,9 Triliun
UANG | 30 September 2020 09:41 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan, realisasi investasi di Jawa Barat mencapai Rp57,9 triliun selama semester I-2020. Dia menjelaskan, Penanaman Modal Asing (PMA) mengalami penurunan 30 persen, namun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meningkat lebih dari 20 persen.

Selain itu, selama semester I-2020, ada sekitar 8.000 pemohon izin untuk berinvestasi di Jabar. Jumlah itu bisa lebih besar apabila diakumulasikan dengan pemerintah kabupaten/kota. Hal tersebut menjadi salah satu indikator predikat A atau prima dari kementerian untuk pelayanan investasi.

"Mudah-mudahan ini dapat membangun kepercayaan investor kepada Jabar," ucap dia melalui siaran pers yang diterima, Selasa (29/9).

Dia menjanjikan para investor akan mempermudah proses perizinan dan memangkas waktu menggunakan teknologi secara daring. "Para investor tidak harus datang ke kami. Cukup dari kantornya dengan serta-merta dapat memperoleh izin. Tentu saja apabila semua persyaratan dapat dipenuhi," ucapnya.

Selain kemudahan izin yang diberikan Pemda Provinsi Jabar, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memberikan sejumlah intensif bagi para PMA untuk berinvestasi di Indonesia. Di antaranya adalah pajak, kemudahan ekspor-impor, serta program kemudahan untuk industri.

Baca Selanjutnya: Infrastruktur...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami