Sempat Terbakar, Blok Gundih Pertamina EP di Blora Target Pulih November 2020

Sempat Terbakar, Blok Gundih Pertamina EP di Blora Target Pulih November 2020
UANG | 10 Juli 2020 20:21 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - GM Asset 4 dan Cepu Field Manager PT Pertamina EP cek kesiapan peralatan penunjang Recovery CPP Gundih. Hal ini untuk memastikan proses pemulihan Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) Blok Gundih yang ada di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terus berjalan.

Seperti diketahui, proyek pengembangan gas ini terbakar pada April 2020 lalu. Kebakaran terjadi karena gangguan di area Thermal Oxidizer (TOX) yang mengakibatkan keluarnya percikan api di fasilitas tersebut.

"Thermal Oil Heater ini bagian dari Acid Gas Removal Unit (AGRU) yang berfungsi untuk menghilangkan sulfur dan CO2, untuk memenuhi standard gas jual ke konsumen," ujar Asset 4 General Manager PT Pertamina EP, Agus Amperianto, melalui keterangan resminya, Jumat (10/7).

Secara garis besar, struktur proses utama dari CPP Gundih terdiri dari Proses Separasi, Proses AGRU, Dehidration Unit (DHU), dan terakhir Gas dialirkan ke konsumen.

"Untuk Proses recovery CPP Gundih berfokus pada area Thermal Oxidizer (TOX), Optimasi Biological Sulfur Recovery Unit (BSRU) dan Maintenance & Preservasi CPP Gundih serta beberapa area lainnya. Secara kumulatif, untuk progress Recovery CPP Gundih per awal Juli 2020 sudah mencapai sekitar 44 persen dengan target selesai bulan November 2020," jelas Agus.

1 dari 1 halaman

Adapun progress per bagian pekerjaan tetap menunjukkan masih on the track. Seperti misalnya area TOX yang mencapai progress perbaikan 59 persen, kemudian optimasi BSRU sudah mencapai progress 83 persen, dan pekerjaan Maintenance & Preservasi mencapai 65 persen. Dan per 23 Juni 2020 yang lalu tahapan pembongkaran dan penurunan WHRU telah selesai 100 persen.

"Secara overall pekerjaan recovery CPP Gundih masih on the track, insyaallah kami bisa menyelesaikan seluruh rangkaian pekerjaan sesuai dengan tata waktu yang telah ditetapkan. Semoga upaya yang kami lakukan diberi kemudahan Allah SWT dan tidak ada hambatan yang bisa mengganggu kelancaran recovery cpp gundih," ujarnya.

Selain itu, Agus menambahkan bahwa sekitar 125 orang yang bekerja di area CPP Gundih tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

"Kami sangat memperhatikan aspek Safety dalam pelaksanaan pekerjaan, termasuk juga kesehatan seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan Recovery CPP Gundih. Protokol Pencegahan Covid19 menjadi sebuah kewajiban bagi seluruh pihak disana. Terapkan physical distancing, gunakan masker, dan untuk yang bekerja di ketinggian wajib menggunakan safety harness," tandasnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
Surabaya Jadi Zona Hitam, Pertamina EP Lakukan MWT Virtual di Poleng Field
Pertamina EP Libatkan Mitra Binaan guna Cegah dan Tanggulangi Pandemi Covid-19
Pertamina EP Dinilai Konsisten Terapkan Pemberdayaan Berkelanjutan di Daerah Operasi
Pertamina EP Dinilai Konsisten Eksplorasi Cadangan Minyak di Tengah Penurunan Harga
Pertamina EP Catat Tren Pendapatan Positif di Tengah Rendahnya Harga Minyak Dunia
SKK Migas: Pertamina EP Catatkan Kenaikan Produksi di Tengah Turunnya Harga Minyak
Medco dan Pertamina EP Serahkan Pipa Penyaluran Gas di Tarakan Ke Negara

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami