Sepeda Motor Penyebab Jumlah Pemudik Tetap Tinggi Saat PSBB

Sepeda Motor Penyebab Jumlah Pemudik Tetap Tinggi Saat PSBB
UANG | 6 Juni 2020 19:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah telah melarang kegiatan mudik lebaran selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kemarin. Namun demikian, jumlah pemudik menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur tetap tak sedikit, khususnya yang menggunakan sepeda motor.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan, larangan mudik lebaran 2020 masih belum berhasil menghalau pemudik yang memakai angkutan roda dua.

"Ini yang menarik. Jadi menghalau itu hanya kendaraan roda empat, roda dua enggak bisa dihalau," ujar Djoko dalam sesi diskusi online bersama MTI, Sabtu (6/6).

Berdasarkan informasi yang didapat dari Dinas Perhubungan Jawa Tengah sekitar dua hari lalu, ia menyampaikan, sudah ada hampir satu juta orang yang masuk ke Jawa Tengah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 259.416 orang yang mayoritas menggunakan sepeda motor datang ke Jawa Tengah dengan tidak disertai surat keterangan sehat.

"Ini karena apa? Saya yakin paling banyak dari sepeda motor, karena yang dihalangin itu paling banyak mobil. Sepeda motor enggak bisa dihalang-halangin nih. Enggak mungkin sepeda motor bawa surat keterangan sehat," cibirnya.

Oleh karenanya, ia meneruskan, MTI mendorong agar pemerintah melakukan revisi kebijakan industri dan bisnis sepeda motor. Masukan itu diberikan lantaran sepeda motor ternyata malah mempersulit program larangan mudik.

"Kalau seandainya sepeda motor tidak diciptakan jarak jauh, saya yakin orang tidak akan mudik menggunakan sepeda motor. Di Indonesia buat sepeda motor untuk jarak jauh," kata Djoko.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com (mdk/did)

Baca juga:
JK: Alhamdulillah Setelah Tak Jumpa Salat Jumat Hampir 3 Bulan
Suasana Salat Jumat Pertama di Tengah Masa PSBB Jakarta
CEK FAKTA: Tidak Benar Warga Bebas Masuk Aceh dengan Bayar Rp30 Ribu
Hari Pertama PSBB Transisi, Lalu Lintas Jam Pulang Kantor di Jakarta Ramai Lancar
Pemerintah Optimalkan Kinerja 7 Sektor Industri Genjot Pertumbuhan Kuartal II 2020
Mal Central Park Siapkan Protokol Kesehatan Masa Transisi DKI Jakarta
Pengusaha Makanan dan Minuman Dukung Penerapan Masa Transisi PSBB

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5