Serangan Maut 10 Drone ke Kilang Minyak Arab Saudi Hingga Buat Lonjakan Harga

UANG | 16 September 2019 11:43 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Perusahaan minyak milik Arab Saudi, Aramco, diserang sekitar 10 drone, Sabtu (14/9). Diduga serangan ini dilakukan oleh pemberontak Houthi Yaman.

Alhasil, dua kilang minyak terbesar dunia milik Aramco terbakar. Padahal kedua kilang minyak tersebut merupakan fasilitas penting milik Saudi Aramco.

Terbakarnya dua kilang minyak terbesar dunia bernama Abqaiq dan Khura ini akan berefek pada global. Berikut akibat yang akan dirasakan global usai terbakarnya dua kilang minyak milik Aramco Arab Saudi:

1 dari 3 halaman

Arab Saudi Pangkas Produksi Minyak

Arab Saudi bakal memangkas produksi minyak setelah dua kilang minyak Aramco terbakar. Memang belum pasti seberapa parah rusaknya kilang minyak tersebut. Namun yang pasti, Arab Saudi terpaksa memangkas produksi minyaknya hingga 50 persen.

Perlu diketahui, dua kilang minyak yang terbakar bernama Abqaiq dan Khura. Untuk kilang minyak Abqaiq berada di 60 kilometer sebelah barat daya kantor utama Aramco di Dhahran. Sedangkan Khura berada di 250 kilometer dari Dhahran, lokasi Khura menjadi lokasi kilang minyak utama.

2 dari 3 halaman

Dunia akan Kehilangan Pasokan Minyak dari Aramco

Perusahaan minyak Aramco menjadi produsen minyak terbesar di dunia. Perusahaan ini mampu menghasilkan 10 persen minyak dunia. Namun setelah serangan drone terjadi, produksi minyak dunia menjadi berkurang sekitar 5 persen.

Perlu diketahui, kilang minyak Khurais menghasilkan sekitar 1 persen dari minyak dunia. Sedangkan Abqaiq yang merupakan fasilitas terbesar perusahaan, mampu memproses 7 persen minyak untuk pasokan global.

3 dari 3 halaman

Lonjakan Harga Minyak Dunia

Dikutip dari BBC News, imbas dari terbakarnya kilang minyak milik Saudi berdampak pada harga minyak global. Pada pembukaan pasar harga minyak mentah Brent melonjak 19 persen menjadi USD 71,95 per barel, sementara harga West Texas Intermediate naik 15 persen menjadi USD 63,34.

Serangan drone itu mampu melenyapkan produksi minyak sebanyak 5,7 juta barel per hari. Diperkirakan Arab Saudi akan mengambil cadangan minyaknya, sehingga ekspor bisa terus berlanjut pekan ini. (mdk/dan)

Baca juga:
Harga Minyak Dunia Naik Usai Penyerangan 2 Kilang Terbesar Arab Saudi
2 Kilang Terbesar Diserang Drone, Siap-siap Harga Minyak Dunia Naik
Harga BBM di RI Bakal Naik Imbas Penyerangan 2 Kilang Terbesar Dunia Milik Saudi
Harga Minyak Mentah Merosot setelah Trump Pecat John Bolton
Harga Minyak Dunia Naik Usai Putra Raja Salman Jadi Menteri Energi Arab
Harga Minyak Naik Dipicu Kekhawatiran Dampak Perang Dagang AS-China