Simak Perbedaan Paylater dan Kartu Kredit

Simak Perbedaan Paylater dan Kartu Kredit
kartu kredit. ©2012 Merdeka.com/shutterstock
EKONOMI | 2 Desember 2021 17:45 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Paylater dan kartu kredit memiliki peran yang cukup strategis dalam pembayaran di Indonesia. Paylater, kini semakin banyak digandrungi mayoritas oleh anak muda. Kartu kredit yang sudah ada sejak dahulu mulai perlahan ditinggalkan.

VP Marketing and Communications Kredivo, Indina Andamari menjelaskan secara detail perbedaan paylater dan kartu kredit. Menurutnya, paylater mendapat porsi di hati pengguna karena proses pengajuan yang tidak berbelit belit seperti halnya kartu kredit.

"Kenapa, karena (kartu kredit) ada persyaratan income harus sekian, paper word nya banyak, butuh slip gaji, lalu proses nya lebih lama," katanya dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (2/12).

Indina mengatakan, nasabah yang tidak mampu memenuhi persyaratan pembuatan kartu kredit kemudian mengandalkan paylater. Sebab, persyaratan paylater lebih simpel.

Namun, ada perbedaan mendasar selain pengurusan pendaftaran atau pembuatan sistem pinjaman ini. Hal itu terletak pada jenis bunga yang diterapkan.

"Bunga kartu kredit umumnya lebih rendah dibandingkan dengan paylater," kata Indina.

Sementara itu, dari sisi perolehan kredit, umumnya paylater lebih rendah dibandingkan dengan kartu kredit. Meski demikian, perbankan tetap berupaya bisa masuk ke fintech dalam menyalurkan kredit sehingga semua segmen bisa digarap dengan baik.

"Bank-bank berusaha bertransformasi secara digital, banyak bank yang mempunyai unit digitalnya dan melalui kerja sama dengan fintech. Supaya mereka menjangkau underbank yang tidak masuk pelayanan kredit mereka," tandas Indina. (mdk/idr)

Baca juga:
Danamon, Grab dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Bersama
BI Perpanjang Relaksasi Denda dan Pembayaran Minimal Kartu Kredit
Nilai Transaksi Kripto Diprediksi Bakal Lewati Kartu Kredit
Tanyakan 3 Hal Ini Sebelum Punya Kartu Kredit Lebih dari Satu
Bikin KTP Palsu, Pria Ini Ajukan Kartu Kredit dan Gasak Rp360 Juta
BI Perpanjang Keringanan Denda Telat Bayar Kartu Kredit Hingga Desember 2021

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami