Simak Syarat Pembelian Diaspora Bond

Simak Syarat Pembelian Diaspora Bond
Presiden Jokowi bertemu diaspora. ©2016 Merdeka.com
UANG | 11 Juli 2020 19:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah akan menerbitkan Diaspora Bonds dengan target diaspora Indonesia di seluruh dunia. Ini merupakan salah satu alternatif pembiayaan pembangunan nasional sekaligus mendorong inklusi keuangan diaspora untuk kemajuan Indonesia.

“Target investornya, kita mengikuti hasil kesepakatan antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Luar Negeri yang dibuat pada Januari 2020. Di mana kita sepakat untuk menggunakan KMILN sebagai salah satu persyaratan untuk bisa membeli atau bisa berinvestasi di diaspora bond,” ujar Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu, Deni Ridwan, dalam diskusi daring, Sabtu (11/7).

Dengan demikian, lanjut Deni, target investor yang disasar melalui diaspora bond ini, yakni warga negara yang masih berstatus WNI maupun yang berstatus WNA. Hal ini seperti yang diatur dalam peraturan Menteri Luar Negeri No 7/2017, yaitu meliputi eks WNI, anak WNI dan juga WNA yang orang tuanya merupakan WNI.

Adapun Kartu Masyarakat Indonesia di Luar Negeri (KMILN), yang populer disebut kartu diaspora adalah kartu tanda pengenal yang diberikan oleh pemerintah Republik Indonesia kepada masyarakat Indonesia di luar negeri yang memenuhi persyaratan dan kriteria tertentu.

Dalam kesempatan yang sama, Pensosbud KBRI London, Maradona A. Runtukahu membeberkan syarat untuk mendapatkan KMILN. “Bagi WNI, maka perlu melampirkan salinan paspor yang masih berlaku. Kemudian melampirkan juga surat izin tinggal menetap di negara setempat paling sedikit dua tahun,” papar dia.

Semantara untuk WNA eks WNI/WNA anak eks WNI/WNA yang orang tua kandungnya WNI, maka persyaratannya ada tiga. Pertama, salinan paspor atau anda pengenal yang masih berlaku, surat tanda menetap di negara setempat paling sedikit dua tahun terakhir, dan akta kelahiran pemohon.

“Masa berlaku dari KMILN ini adalah 2 tahun,” kata Maradona.

Baca Selanjutnya: Pemerintah Undur Rencana Penerbitan Surat...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami