Simak Syarat Untuk Ubah Lokasi Ujian Tes SKB CPNS

Simak Syarat Untuk Ubah Lokasi Ujian Tes SKB CPNS
Peserta Tes CPNS. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
UANG | 5 Agustus 2020 17:23 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberi lampu hijau bagi peserta seleksi kompetensi bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tahun 2019 yang ingin melakukan tes sesuai posisi terkini. Kebijakan anyar ini bertujuan menekan pergerakan orang di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Paryono, mengingatkan peserta CPNS hanya dapat melakukan pemilihan dan perubahan lokasi maksimal sebanyak 3 kali. Serta sebelum batas akhir daftar ulang pada 7 Agustus mendatang.

"Prinsipnya BKN ingin menekan pergerakan orang dalam masa kedaruratan ini. Namun, pemilihan dan perubahan lokasi hanya berlaku 3 kali sebelum daftar ulang ditutup pada 7 Agustus nanti," jelas dia ketika dihubungi Merdeka.com, Rabu (5/8).

Mekanismenya, saat pendaftaran ulang peserta tes CPNS harus melengkapi kolom lokasi domisili (dalam atau luar negeri). Untuk dalam negeri, peserta kemudian mengisi kolom daftar provinsi/kabupaten sesuai keberadaan lokasi mereka saat ini atau yang dipilih.

Kemudian, pada kolom titik lokasi tes SKB, peserta harus menentukan pilihan lokasi yang tersedia pada provinsi/kabupaten lokasi pelaksanaan tes SKB. Namun, bila peserta memilih tempat ujian ini di luar negeri, maka cukup mengisi kolom daftar negara domisili terkini.

Baca Selanjutnya: Dokumen Wajib Dibawa Saat Tes...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami