Singapura: Kami mungkin kecil tapi dihormati dan sukses

UANG | 25 Juli 2016 17:02 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri dan Hukum Singapura K Shanmugam menanggapi sindiran Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro yang mengatakan bahwa Indonesia tidak takut pada Singapura yang hanya negara kecil. Polemik ini muncul akibat kebijakan pengampunan pajak atau Tax Amnesty yang baru saja diberlakukan di Indonesia.

Dikutip dari Channel News Asia, Shanmugam menulis dalam laman Facebooknya bahwa dia mengakui bahwa Singapura memang negara kecil dan hanya sebuah titik dibanding Indonesia. Namun, dia menegaskan bahwa Singapura dihormati dan sebuah negara sukses.

"Betul, kami hanya titik kecil. Kami mungkin kecil tapi kami dihormati dan sukses. Dan juga penduduk kami hidup bahagia. Tidak hidup dalam ketakutan," tuturnya.

Dia heran ada pejabat Indonesia yang ingin menjatuhkan derajat negaranya dengan mengatakan bahwa Singapura hanya negara kecil.

Padahal, menurutnya, Singapura dan Indonesia sudah menjalin hubungan baik dalam 50 tahun terakhir. Kerjasama kedua negara pun berjalan menguntungkan dalam banyak hal.

"Tetapi sekarang, seseorang di Indonesia mengatakan bahwa kita harus tahu diri. Kita hanya sebuah titik merah kecil," tulisnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengaku pemerintah tengah giat mensosialisasikan kebijakan Tax Amnesty kepada kalangan pengusaha. Hal ini sebagai tanggapan atas upaya Singapura dalam menahan dana asal Indonesia agar tidak pergi dari negara tersebut.

"Saya tidak takut dengan Singapura. Negara kecil begitu," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/7).

Seperti diketahui, salah satu kebijakan Singapura untuk menggagalkan tax amnesty Indonesia adalah dengan menawarkan kewarganegaraan kepada anggota keluarga Indonesia yang menyimpan uang di Singapura.

Dengan menjadi warga Singapura, ketika era keterbukaan informasi Automatic Exchange of Information (AEOI) diberlakukan di 2017, pemerintahan Jokowi tidak bisa menjatuhkan sanksi denda pajak hingga 48 persen sekalipun. Akibatnya, Indonesia akan terus menjadi negara miskin dan tidak mampu mengalahkan Singapura seperti yang diinginkan antek-antek di dalam negeri.

Singapura membantah menjegal Tax Amnesty Indonesia

Pemerintah Singapura sendiri membantah jika sejumlah bank negaranya berupaya menahan dana nasabah asal Indonesia pergi menggunakan sebuah skema khusus.

"Singapura tidak memangkas besaran pajaknya. Juga tidak mengubah kebijakan untuk merespon Tax Amnesty Indonesia," ujar pernyataan dari Kementerian Keuangan dan Otoritas Moneter Singapura.

Sementara, pihak perbankan Singapura juga meyakinkan bahwa mereka mendukung program Tax Amnesty yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia.

"Perbankan Singapura mendukung program Tax Amnesty dari Indonesia. Program ini berguna bagi siapapun yang memiliki permasalahan pajak dengan otoritas negaranya," ujar Wakil Presiden dari Monetary Authority of Singapore (MAS) Private Banking Industry Group, Tan Su Shan.

Baca juga:

BI: Tax amnesty diharapkan bisa dongkrak dana pihak ketiga

Amnesti pajak, pemerintah dinilai masih punya pekerjaan rumah

Singapura jegal amnesti pajak, Darmin yakin bakal gagal

Bank Syariah Mandiri siap tampung dana repatriasi Rp 10 triliun

Pemerintah dinilai perlu memaksa pengusaha RI ikut tax amnesty

DPR sebut UU tax amnesty solusi jangka panjang ekonomi nasional

Apindo sebut dana repatriasi bisa kembangkan industrialisasi

(mdk/bim)