Skenario BKPM: Realisasi Investasi Hanya Rp817 T Jika Pandemi Corona Berkepanjangan

Skenario BKPM: Realisasi Investasi Hanya Rp817 T Jika Pandemi Corona Berkepanjangan
UANG | 20 April 2020 14:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penyebaran wabah virus corona (Covid-19) membuat target realisasi investasi pada 2020 sebesar Rp886,1 triliun harus dikoreksi. Berdasarkan skenario sedang yang disusun Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi tahun ini hanya akan mencapai Rp885 triliun jika pandemi tersebut usai di Mei 2020.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan, realisasi investasi di triwulan II-2020 maksimal hanya sebesar Rp150 triliun bila wabah corona selesai pada Mei mendatang. Namun, kondisi ini tetap bisa tertolong oleh realisasi investasi pada dua triwulan berikutnya.

"Kemudian bagaimana di triwulan II? Kalau seandainya Covid ini berakhir di bulan Mei, maka kami punya perhitungan pertumbuhan kami akan sedikit sekali. Itu enggak lebih dari Rp150 triliun," jelasnya dalam siaran pers online, Senin (20/4/2020).

"Tetapi si triwulan III, triwulan IV itu akan bisa mengejar pertumbuhannya dengan menutup defisit di triwulan II. Itu strateginya," ujar Bahlil.

Bahlil menyebutkan, ramalan tersebut didapatnya bukan berdasarkan angka-angka rumus statistik, melainkan dari situasi terkini yang didapat di lapangan.

"Data itu kita lakukan berdasarkan pendekatan faktual dengan calon investor, investor yang sudah jalan, maupun dengan teman-teman yang ditugaskan di lapangan," kata dia.

Dia lantas berandai-andai, jika wabah Covid-19 masih terus menjalar hingga lebih dari Mei 2020, maka realisasi investasi sepanjang tahun ini berpotensi lebih kecil dari skenario pesimistis yang BKPM buat, yakni sekitar Rp817 triliun.

"Mungkin kalau seandainya Covid ini tidak berakhir di bulan Mei, dia akan bergeser ke Juni dan Juli, maka saya harus jujur mengatakan bahwa pencapaian terhadap realisasi investasi sampai Rp817 triliun pun perlu kita melakukan koreksi. Tapi kami berdoa itu Insya Allah bulan Mei berakhir," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: Pengagguran RI Berpotensi Membengkak...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami