Skenario Terburuk, Ekonomi China Tak Tumbuh di 2020 Akibat Pandemi Covid-19

Skenario Terburuk, Ekonomi China Tak Tumbuh di 2020 Akibat Pandemi Covid-19
UANG | 3 April 2020 15:55 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Ekonomi China diprediksi tidak akan tumbuh di 2020 pasca mengalami kehancuran akibat pandemi virus corona. Ke depannya, China diramal masih harus melalui jurang terjal karena ketidakpastian ekonomi global terbuka lebar.

Ekonom dari pemerintah China menyebut bahwa dalam skenario terburuk, ekonomi negeri tirai bambu tersebut mungkin tidak tumbuh sama sekali. Hal ini sesuai dengan prediksi Bank dunia yang memprediksi kinerja ekonomi China di tahun ini menjadi yang terlemah selama 44 tahun terakhir, bahkan lebih buruk dari resesi global di tahun 2008.

Bahkan seorang pejabat China bernama Ma jun yang telah menetapkan target PDB negaranya sejak tahun 1985 mengatakan pihaknya sangat berhati-hati dalam membuat prediksi ekonomi 2020 di tengah ancaman virus corona.

"Sulit untuk mewujudkan pertumbuhan antara 4 hingga 5 persen. Banyak orang telah memperkirakan pertumbuhan merosot hingga hanya 1 persen, semua mungkin terjadi," kata Ma Jun.

1 dari 1 halaman

Bahaya Target Tak Realistis

tak realistis rev1

Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi yang tidak realistis bisa mendorong pemerintah China untuk menghabiskan banyak dana pada kebijakan investasi infrastruktur, memperkecil pengangguran atau meningkatkan penghidupan masyarakat dalam jangka pendek, yang justru mengundang petaka.

Padahal, baru saja kabinet China menggelontorkan anggaran hingga lebih dari 3 triliun yuan atau senilai USD 423 miliar sebagai sumbangan ekstra untuk usaha kecil.

Bank sentral setempat diketahui telah menyuntikkan likuiditas atau mengalokasikan pinjaman tambahan senilai lebih dari 1,65 triliun yuan atau USD 232 miliar yang diiringi dengan kebijakan pemerintah mengalikan setidaknya 116,9 miliar yuan atau USD 16,4 miliar dalam bantuan keuangan dan stimulus yang ditujukan untuk memerangi virus corona yang dinilai tidak efektif.

Untuk itu, pemerintah diharapkan segera menurunkan target pertumbuhan ekonomi China di tahun 2020, secara signifikan untuk mengembalikan promosi, pengentasan kemiskinan dan pasar tenaga kerja secara nyata. (mdk/idr)

Baca juga:
Dampak Virus Corona ke Ekonomi Sejak Diumumkan Positif Masuk Indonesia
Virus Corona Bikin Semua Merana
Ekonomi China Merana Akibat Virus Corona
Hadapi Krisis Akibat Virus Corona, Presiden China Minta Warganya Kembali Bekerja
Gara-Gara Virus Corona, Optimisme Ekonomi Lebih Baik di 2020 Ambyar dalam Sebulan
China Musnahkan Uang Tunai Akibat Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami