SKK Migas: 50 Persen Gas Masela Sudah Ada Pembelinya

SKK Migas: 50 Persen Gas Masela Sudah Ada Pembelinya
Ilustrasi Migas. shutterstock.com
UANG | 19 Desember 2019 17:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mendapat calon pembeli gas Blok Masela. Saat ini penjajakan sedang dilakukan untuk mematangkan Perjanjian Jual Beli Gas (BJBG).

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto menjelaskan bahwa 50 persen dari kapasitas produksi gas Blok Masela sebesar 9,5 MTPA sudah menemukan pembeli dari dalam maupun luar negeri.

"Sekarang sekitar 40-50 persen sudah ada yang berkomitmen (membelinya)," kata Dwi di Kantor SKK Migas, Jakarta, Kamis (19/12).

Dwi menyebutkan, pihak yang sudah menyampaikan minat membeli gas Blok Masela dalam bentuk gas alam cair (Liquified Natural Gas/LLNG) adalah PLN sebesar 2 hingga juta ton per tahun, namun masih menunggu Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), kemudian LNG Tokyo‎. Sedangkan pembeli gas melalui pipa adalah industri petrokimia yang akan dibangun berdekatan dengan proyek Masela.

‎"Kebanyakan domestik, tapi luar dari LNG Japan," tuturnya.

Menurut Dwi, ‎SKK Migas masih melakukan penawaran gas Blok Masela. Untuk harga, belum menjadi pembicaraan sebab masih mempertimbangkan kondisi harga gas di pasar global.

"Memang yang jadi masalah bahwa belakangan ini supply gas dunia berlebih, cukup banyak, jadi ini yang jadi tantangan, jadi kita belum berbicara harga, tapi bicara masalah volume karena memang harga nanti market," tandasnya.

Baca Selanjutnya: Blok Masela Serap Produk Dalam...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami