SKK Migas Masih Negosiasi Terkait Nilai Investasi Blok Masela

UANG | 20 Maret 2019 13:28 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Sotjipto mengatakan, saat ini ‎masih melakukan negosiasi terkait perhitungan besaran investasi di Blok Masela dengan Inpex Corporation, dengan mempertimbangkan keekonomian proyek.

"Kalau namanya investor kan hitung-hitungan keekonomian, bagaimana kalau investor mengharapkan keekonomiannya bagus gitu kan ya, terjamin keekonomiannya dengan baik," kata Dwi, di Jakarta, Rabu (20/3).

Dia melanjutkan, SKK Migas dengan Inpex sebagai pengelola Blok Masela, masih mendiskusikan tetang insetif yang tepat sehingga tingkat pengembalian modal investasi (Internal Rate of Return/IRR) ekonomis.

"Ya makanya macam-macam alasannya, di investasinya, besarnya investasi, insentif yang dibutuhkan supaya dapatkan IRR yang ekonomis," tuturnya.

Meski begitu, Dwi menegaskan, dalam proses negosiasi SKK Migas juga akan memaksimalkan kepentingan negara. "Kita kan tentu berpikir bagaimana kepentingan negara bisa semaksimal mungkin," ujarnya.

Menurut Dwi, ‎dalam proses negosiasi investasi, juga dilakukan diskusi mengenai hal lain yang tercantum dalam Rencana pengembangan (Plan Of Development/POD) lapangan gas Abadi tersebut, sehingga POD dapat diselesaikan dalam waktu secepatnya.

‎"Mudah-mudahan secepatnya. kita lagi marathon ini. Ya mudah-mudahan secepat mungkin," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
SKK Migas Sebut Blok Masela Memasuki Kajian Teknik
Belum ada kesepakatan harga, SKK Migas belum tentukan off taker gas Blok Masela
Arcandra sebut Blok Masela dan Natuna bakal penuhi kebutuhan gas nasional
Pemerintah targetkan dapat off taker gas Blok Masela dalam 3 bulan
Bangun pabrik petrokimia, LG siap 'sedot' gas Bintuni & Masela

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.