SKK Migas Sebut Ada Investor Tertarik Ikut Garap Blok Masela

UANG | 26 Maret 2019 19:10 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan, saat ini sudah ada pihak yang mengincar gas dari Blok Masela. Saat ini sedang dilakukan negosiasi nilai investasi blok tersebut.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, mengatakan Blok Masela akan menghasilkan gas bumi yang dihasilkan melalui pipa sebanyak 150 MMSCFD, serta gas alam cair (Liqufied Natural Gas /LNG) sebesar 9,5 juta metrik ton per annum (MTPA).

"9,5 juta ton per tahun LNG-nya dan ditambah 150 mmscfd (gas pipa)," kata Dwi, di Jakarta, Selasa (26/3).

Menurut Dwi, keberadaan proyek hulu minyak dan gas bumi (migas) Masela membawa dampak berganda bagi daerah, terlebih saat ini sudah ada calon pembeli gas bumi yang dialirkan melalui pipa. "Sekarang sudah ada yang mengincar untuk yang 150 mmscfd."

Dwi mengungkapkan, pembangunan fasilitas pengolahan gas Blok Masela tetap dibangun di darat, sesuai dengan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Saat ini SKK Migas dengan Inpex Corporation selaku opertor masela masih melakukan negosiasi menentukan besaran investasi, serta insentif yang sesuai dengan besaran investasi.

"Pemerintah itu sesungguhnya berkeinginan supaya ini (fasilitas pengolahan Blok Masela) segera jalan. Tetapi kembali lagi kalau misalnya dengan capex yang masih over, tinggi, kami tidak bisa memberikan insentif yang besar kepada investor. Sewajarnya saja," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
SKK Migas Masih Negosiasi Terkait Nilai Investasi Blok Masela
SKK Migas Sebut Blok Masela Memasuki Kajian Teknik
Belum ada kesepakatan harga, SKK Migas belum tentukan off taker gas Blok Masela
Arcandra sebut Blok Masela dan Natuna bakal penuhi kebutuhan gas nasional
Pemerintah targetkan dapat off taker gas Blok Masela dalam 3 bulan
Bangun pabrik petrokimia, LG siap 'sedot' gas Bintuni & Masela
Menperin sebut 3 industri siap beli gas blok abadi Masela

(mdk/bim)