SMF Siapkan Rp 2,3 Miliar untuk Pembiayaan Homestay di Lokasi Wisata

UANG | 10 April 2019 15:45 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF mencanangkan beberapa program strategis di tahun ini. Salah satunya yakni melalui program pembiayaan homestay untuk dibeberapa destinasi wisata.

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan, melalui program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membangun atau memperbaiki kamar rumah yang akan disewakan kepada wisatawan. Sehingga dapat mendatangkan penghasilan bagi pemilik dan menciptakan lapangan kerja.

Sebagai pilot project, Perseroan akan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 2,3 miliar untuk dua destinasi wisata, yakni Desa Wisata Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah dan Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Pathuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Untuk Desa Wisata Nglanggeran sendiri, SMF menyiapkan plafon senilai Rp 1,6 miliar. Sementara Rp 700 juta sisanya akan digelontorkan untuk Desa Wisata Samiran.

"Dua destinasi wisata ini dibidik untuk menjadi pilot project dalam implementasi program ini. Diperkirakan program ini akan selesai di bulan Juli tahun ini," kata Ananta saat dijumpai di Kantornya, Jakarta, Rabu (10/4).

Dalam program ini, Perseroan akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mendukung program pengembangan destinasi wisata khususnya pembiayaan homestay.

"Program ini merupakan bentuk dari dukungan SMF terhadap program pemerintah dalam hal pengembangan wisata untuk meningkatkan devisa," imbuhnya.

Selain Program Pembiayaan Homestay, Perseroan juga mencanangkan Program Pembangunan Rumah di Daerah Kumuh, di mana SMF akan bersinergi dengan Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR melalui program KOTAKU (kota tanpa kumuh) untuk turut serta mengatasi daerah kumuh melalui renovasi atau pembangunan rumah.

Pembangunan rumah di daerah kumuh tersebut nantinya akan bekerja sama dengan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) atau Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui ketersediaan hunian yang layak, serta menciptakan lingkungan rumah yang sehat.

Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan PT SMF, Heliantopo mengatakan, untuk program KOTAKU pihaknya menyiapkan dana sekitar Rp 7 miliar untuk di tiga lokasi. Adapun ketiga lokasi tersebut diantaranya akan dibangun di Pulau Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

"Ada tiga lokasi Pulau Jawa itu di Semarang, Kalimantan di Pontianak dan Sumatera sendiri akan dibangun di Medan, Padang, Palembang, masih kita liat. Tapi untuk 2 kota lain sudah kita lakukan survei," jelasnya.

Baca juga:
SMF Sudah Salurkan KPR Subsidi Rp 948 Miliar
Modern Cikande Jalin Kerja Sama Global antar Pengembang Cluster Halal Dunia
129 Rumah Tumbuh Sumarecon Bandung Seharga Rp 1,2 Miliar Habis Terjual
Trans Property Gandeng DP Architects Kembangkan Kawasan Transpark Bintaro
Simak 5 Untung Rugi Sebelum Memilih Beli Rumah Subsidi
Adhi Commuter Properti Target The Premiere MTH Selesai Dalam 2 Tahun

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT