SMF Target Salurkan Pembiayaan KPR Rp 10 Triliun di 2019

UANG | 10 April 2019 12:39 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menargetkan penyaluran pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sekitar Rp 10 triliun di 2019. Angka ini meningkat 4,2 persen dibandingkan dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2018 sebesar Rp 9,6 triliun.

"Pembiayaan Rp 10 triliun tapi itu semua akumulasi gabungan konvensional dan syariah di dalamnya tentu ada syariah ada ang komersial dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pembiayaannya," kata Direktur Utama PT SMF, Ananta Wiyogo saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (10/4).

Selain pembiayaan, Perseroan juga menargetkan sekuritisasi pada tahun ini dapat tumbuh mencapai 2,2 triliun. Angka ini juga meningkat dibanding RKAP 2018 yang hanya mencapai Rp 2 triliun. Kemudian, untuk penerbitan surat utang sendiri pada tahun ini dipatok sebesar Rp 9,8 triliun, atau meningkat dari target sebelumnya sebesar Rp 6 triliun.

"Kuartal I-2019 penyaluran pinjaman baru Rp 2,51 triliun, sekuritisasi masih proses, penerbitan surat utang baru Rp 4,8 triliun, untuk FLPP Rp 720 miliar dari Rp 2,5 triliun," katanya.

Seperti diketahui, sepanjang 2018 penyaluran pinjaman Perseroan mencapai sebesar Rp 15,37 triliun, angka tersebut meningkat 38,5 persen dibanding tahun 2017 sebesar Rp 11,10 triliun.

Kemudian, aliran dana dari pasar modal ke penyalur KPR di sektor pembiayaan perumahan melalui transaksi sekuritisasi dan penyaluran pinjaman yang mencapai Rp 11,88 triliun pada tahun 2018, angka tersebut meningkat 44,34 persen dibanding tahun 2017 sebesar Rp 8,23 triliun.

Baca juga:
Sepanjang 2018, SMF Kantongi Laba Bersih Capai Rp 437 Miliar
BP Tapera Dapat Suntikan Modal Rp 2,5 Triliun
Komisioner BP Tapera Resmi Dilantik, Ini Pesan Sri Mulyani
PLN Saran Banten Tetap Menjadi Kawasan Industri Dibanding Perumahan
Simak 5 Untung Rugi Sebelum Memilih Beli Rumah Subsidi
Survei: Beroperasinya MRT Jakarta Dongkrak Industri Properti

(mdk/idr)