Soal Penyelundupan Harley Davidson, Garuda Indonesia Dituntut Denda Puluhan Juta

UANG | 7 Desember 2019 17:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sudah jatuh tertimpa tangga, ungkapan yang pas dialami PT Garuda Indonesia (Persero), setelah reputasinya dirusak oleh I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia yang menyalahgunakan kewenangan jabatannya untuk menyelundupkan komponen Harley Davidson dan Sepeda Brompton.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dari sisi Kementerian Perhubungan Garuda Indonesia telah melakukan pelanggaran tidak mendaftarkan Harley dan Brompton yang dibawa Airbus tipe 330-900 tersebut, dalam persetujuan terbang.Garuda Indonesia akan terkena denda senilai puluhan juta.

"Salahnya mereka itu karena barang itu tidak terdata dalam flight approval, itu ada ketentuannya," kata Budi, saat ditemui di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Sabtu (7/12).

Menurut Budi, sanksi yang dijatuhkan ke Garuda Indonesia karena membawa Harley dan Brompton selundupan adalah berupa denda, namun dia belum bisa menyebutkan besaran sanksinya.

"Kita melakukan denda terhadap mereka. Denda kira-kira puluhan juta," tuturnya.

Budi mengaku telah berkoordinasi dengan jajarannya di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, untuk menentukan waktu penjatuhan sanksi ke Garuda Indonesia karena telah membawa Harley dan Brompton Ilegal.

"Saya akan koordinasikan dengan Dirjen Perhubungan Udara, saya sudah tegaskan pasti dendanya teman-teman yang melakukan," ujarnya.

Terkait dengan sanksi yang akan menjerat Ari Akhsara karena telah menyalahgunakan kewenangan jabatannya untuk menyelundupkan komponen Harley Davidson dan Brompton. Budi serahkan ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena di luar wewenangnya.

"Berkaitan dengan personal, satu berkaitan dengan pertanggungjawaban dengan korporasi tentunya yang akan mengevaluasi Kementerian BUMN, kalau ada hal di luar itu tentunya yang berhak melakukan itu adalah pertama kali dari Kementerian BUMN sebagai pemegang saham merah putih untuk melakukan tindakan selanjutnya," tandasnya.

Sumber: Liputan6

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono (mdk/did)

Baca juga:
Menteri Erick Segera Tunjuk Plt Direksi Garuda Indonesia
Erick Thohir Copot Seluruh Direksi Garuda Indonesia yang Terlibat Harley Selundupan
Penjelasan Garuda Indonesia Soal Isu Pesawat Angkut Ferrari Ilegal
DPR Minta Pemerintah Beri Sanksi Berat Bagi Dirut Garuda Indonesia
Menteri Erick Belum Tahu Soal Garuda Indonesia Turut Angkut Ferrari
Sorotan Publik pada BUMN di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir
Dewan Komisaris Putuskan Fuad Rizal jadi Pelaksana Tugas Dirut Garuda Indonesia

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.