Sofyan Djalil Kembali Dipercaya Urus Reforma Agraria

UANG | 22 Oktober 2019 19:02 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Menjelang sore, sejumlah calon menteri masih terus berdatangan ke Istana Negara memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo. Kali ini, Sofyan Djalil, Budi Karya Sumadi serta Moeldoko tiba bergantian di Istana pada waktu yang hampir bersamaan.

Usai pertemuan Jokowi, Sofyan Djalil menjelaskan bahwa dalam pertemuan, Jokowi meminta melanjutkan pekerjaan yang belum selesai yaitu masalah agraria, redistribusi dan masalah reforma agraria.

"Melanjutkan yang belum selesai," kata Sofyan Djalil.

Namun demikian, dalam pertemuan tidak dibahas mengenai kebakaran hutan, tapi lebih menyentuh masalah tanah berkeadilan reforma agraria.

"Dan bagaimana bisa memberikan kepastian hukum dan pertanahan dan financial inclusion bagi masyarakat yang tidak punya akses perbankan jadi dipercepat," jelas Sofyan.

Sofyan menargetkan roadmap mengenai reforma agraria selesai 2025 mendatang dan semua tanah sudah bersertifikat. "Tidak ada perubahan nomenklatur tetap seperti yang lama."

"Presiden mempercayai saya kehormatan bisa mengabdi kepada masyarakat dan negara kenapa di jabatan ini mungkin presiden menganggap tugas yang belum selesai, saya dihubungi tadi jam 9 pagi," tutupnya.

Baca juga:
Susunan Menteri Bidang Ekonomi Kabinet Indonesia Maju: 10 Muka dan 2 Nomenklatur Baru
Deretan Profesional Calon Penghuni Kabinet Jilid II
Jelang Sore, Sofyan Djalil, Budi Karya Sumadi & Moeldoko Merapat ke Istana
Pemerintah Kendalikan Alih Fungsi 7,1 Juta Lahan Lewat Peta Sawah
Fakta-Fakta Terbaru LRT Jabodebek, Termasuk Tarif Rp12.000

(mdk/idr)