Sosialisasi Penyesuaian Tarif Tol akan Dilakukan Usai Jokowi Dilantik

UANG | 4 Oktober 2019 15:34 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, penyesuaian tarif untuk beberapa ruas tol akan disosialisasikan pasca pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Oktober nanti.

Dia menyampaikan, sosialisasi tarif baru untuk beberapa ruas seperti Tol Jakarta-Tangerang semestinya bisa dilakukan pada 1 Oktober kemarin. Namun urung terlaksana lantaran kondisi yang tak memungkinkan akibat demo besar-besaran.

"Tol Jakarta-Tangerang ini sebenarnya sudah ditetapkan, harusnya sosialisasi. Tapi dengan kondisi seperti ini sendiri pun, sosialisasi nanti dikira sudah mau naik, gaduh. Nanti setelah tanggal 20 baru kita sosialisasi," ujarnya di kantornya, Jakarta, Jumat (4/10).

Sebelum tarif berubah, pemerintah juga bakal lebih dulu melihat beberapa kriteria seperti mengukur Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol tersebut. "Tidak hanya karena 2 tahun dia harus naik. Itu kan karena waktu penyesuaian tarif 2 tahun. Tapi kalau sudah SPM enggak terpenuhi, tetap tunda sampai dia bisa memenuhi SPM tersebut," tegas dia.

Sementara itu, Kepala BPJT Danang Parikesit menyatakan, pemerintah baru memulai proses pengukuran SPM untuk mendapat bahan evaluasi. Setelah itu, usulan penyesuaian tarif baru dapat diserahkan kepada Menteri Basuki.

"Kita baru proses. Bulan ini sama bulan kemarin kan sudah mulai pengukuran SPM, dan hasilnya segera kita evaluasi. Setelah itu baru kalau sudah memenuhi, kita akan ajukan ke pak Menteri (Basuki) untuk penyesuaian tarif," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Tol Cijago Seksi II Dibuka, Kemacetan Turun 60 Persen
Proyek Tol Cigatas Diharapkan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Garut
Menteri Rini Harap Tol Layang Jakarta-Cikampek Selesai Dibangun Oktober
Tol Cijago Seksi 2 Beroperasi Fungsional
Siap-Siap, Tak Lama Lagi Tarif 11 Tol Milik Jasa Marga ini Akan Naik
Pemerintah Butuh Dana Rp375 Triliun Bangun 2.500 Km Jalan Tol Hingga 2024

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.