Sosok BJ Habibie di Mata Menko Luhut Panjaitan

UANG | 11 September 2019 19:17 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Kabar duka datang dari Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie. Presiden ke-3 Republik Indonesia ini meninggal dalam usia 83 tahun. Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB, Rabu 11 September 2019. Kabar tersebut disampaikan Thareq Habibie.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengaku sedih atas kepulangan sosok Bapak Dirgantara tersebut. Di mata Luhut, BJ Habibie merupakan sosok pemimpin yang baik.

"Saya punya kesan yang sangat baik dengan beliau. Dia seorang pemimpin yang sangat baik dan jujur hatinya juga tulus dan saya sangat sedih," katanya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (11/9).

Tak kuasa menahan kesedihan, Mantan Menko Polhukam tersebut menyampaikan duka cita mendalam kepada Presiden ke-3 tersebut. Dengan segera, dia pun sontak meninggalkan urusan di kantornya, untuk melayat ke RSPAD Gatot Subroto

"Turut berduka cita atas meninggalnya BJ Habibie," kata Luhut.

Sebelumnya, Presiden ke-3 RI ini sempat dirawat di Jerman setelah mengalami kebocoran klep jantung.

Kabar kesehatannya yang menurun membuat sejumlah tokoh negeri ini mengunjungi BJ Habibie di RSPAD Gatot Subroto.

Baca juga:
VIDEO: BJ Habibie Meninggal, Menko Luhut Kenang Sosoknya yang Jujur
Belajar Nasionalisme dan Cinta Tanah Air dari BJ Habibie
Jokowi: Saya Sampai ke RSPAD, Habibie Sudah Tidak Ada
Prestasi-Prestasi Gemilang BJ Habibie Hingga Diakui Dunia
Ini Riwayat Sakit yang Diderita BJ Habibie

(mdk/idr)