Sosok Opung Darmin Nasution di Mata Menteri Kabinet Jokowi

UANG | 18 Oktober 2019 18:59 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menggelar acara Ngobrol Pinter Tentang Ekonomi (Ngopi Teko) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/10). Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Selain itu juga ada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Manteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menkominfo Rudiantara. Dalam acara tersebut, satu per satu menteri memberikan kesan selama dipimpin oleh Menko Darmin.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, Menko Darmin merupakan orang baik dan humble. Dia menyebut, menteri yang sering dipanggil opung itu akan sangat dirindukan jika sudah tidak menjadi menteri.

"Opung itu dengan saya panjang sekali perjalanan, habis magrib pun tidak selesai cerita. Tapi Pak Darmin itu seorang yang sangat humble, baik hati. Dalam pikiran, hati, badannya, tidak ada yang jahat ataupun jelek sehingga banyak yang akan Miss Pak Darmin," ujarnya.

Senada dengan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut Menko Darmin seperti ayah baginya. Sebab, Menko Darmin merupakan sahabat Ayahnya. Banyak kebijakan yang berhasil dibuat saat menjadi menteri.

"Ini sentimennya kan bicara Pak Darmin. Kalau Pak Darmin, itu kebetulan Pak Darmin beliau sama ayah saya. Jadi saya anggap beliau bagian dari ayah saya. Jadi saya takut kualat. Kalau ada isu sensitif saya cari Pak Darmin ke ruangannya dulu, jadi pas rapat sudah ada jalannya," jelasnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga memiliki kesan yang sama. Walau sering bolos rapat dengan Menko Darmin, namun ia mengaku sangat menghormati dan mencintai Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut. "Konklusinya cuma satu, i love you opung," katanya.

Baca juga:
Tiga Tahun Menjabat, Menko Darmin Nasution Curhat Paling Sulit Urus Pertanian
Menko Darmin Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI Tumbuh 5 Persen Tahun Ini
Penyaluran untuk TKI Penyumbang Utama Kredit Macet KUR
Per September, Penyaluran KUR Sektor Busana Capai Rp1,13 T untuk 45.100 Debitur
Tak Kunjung Usai, Revisi Perpres DNI Masih Dikaji
Menko Darmin: Penerapan Omnibus Law Tunggu Disahkan Jokowi

(mdk/idr)