Sri Mulyani Akui Tak Mudah Buat Kebijakan untuk Tangani Covid-19

Sri Mulyani Akui Tak Mudah Buat Kebijakan untuk Tangani Covid-19
UANG | 16 September 2020 13:06 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengakui tidak mudah mengeluarkan kebijakan untuk menghadapi pandemi Covid-19. Sebab, pemerintah sendiri dihadapkan dengan berbagai pilihan serta mempertimbangkan berbagai aspek, baik keselamatan masyarakat dan juga ekonomi Indonesia.

"Dalam menyikapi suatu masalah negara atau siapa pun pasti akan dihadapkan pada pilihan-pilihan. Dan mungkin berbeda dengan kalau di film-film yang menghadapi pilihan itu gampang," kata Sri Mulyani dalam webinar di Jakarta, Rabh (16/9).

Dia mengatakan, kondisi terjadi hari ini pemerintah sering dibenturkan antara kesehatan dan ekonomi. Seolah-olah kalau menghadapi Covid-19 ekonominya dikorbankan, atau kalau ingin memulihkan ekonomi, kesehatannya yang dikorbankan.

"Kan tidak bisa kita mengatakan kesehatan lebih penting dari ekonomi apa ekonomi lebih penting dari kesehatan. Karena dua-duanya menyangkut manusia yang satu bisa mengancam jiwa manusia melalui penyakit yang satu bisa mengancam jiwa manusia melalui kondisi ekonomi pendapatan mereka," kata dia.

Kondisi-kondisi seperti itu yang kemudian membuat proses kebijakan diambil pemerintah sulit. Karena memang harus membuat pilihan-pilihan yang tidak mudah dan sederhana.

"Ini yang kemudian di dalam kondisi policy making proses kita dihadapkan pada situasi situasi seperti ini," kata dia.

Baca Selanjutnya: Modifikasi APBN...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami