Sri Mulyani: Masih Banyak UMKM Hadapi Keterpurukan

Sri Mulyani: Masih Banyak UMKM Hadapi Keterpurukan
UANG | 6 Juli 2020 09:17 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengakui dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Apalagi sejak adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), omzet penjualan menurun dan bahkan usaha terhenti. Hal ini kemudian membuat ekonomi merosot tajam.

Dia mengatakan, beberapa pelaku UMKM kini telah bangun dari kondisi yang sulit. Sebab beberapa dari mereka sudah memanfaatkan peluang dan mengasah kreativitas untuk menggarap hal baru.

"Tapi masih banyak yang menghadapi kondisi keterpurukan karena keterbatasan modal kerja atau karena pembayaran pinjaman kreditnya macet," kata dia seperti dikutip dari laman instagramnya, Senin (6/7).

Melihat kondisi tersebut, pemerintah sejak awal sudah memprioritaskan UMKM dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Pemerintah telah menyediakan perlindungan melalui insentif pajak dan subsidi bunga atau kredit. Selain itu, diberikan pula restrukturisasi atau tambahan kredit UMKM, dan penjaminan kredit modal kerja UMKM.

Agar perbankan dapat dengan cepat memberikan pembiayaan kepada UMKM, pemerintah telah menempatkan uang di empat bank pemerintah sebesar Rp30 triliun. Selanjutnya, bank-bank tersebut dapat memberikan pembiayaan kepada UMKM dengan tingkat suku bunga lebih murah.

"Ini merupakan tahap pertama dan akan ada tahap selanjutnya yang juga mengikutsertakan Bank Pembangunan Daerah," kata dia.

Baca Selanjutnya: Dukungan Teknis...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami