Sri Mulyani Minta DPR Segera Bahas Rencana Penerapan Cukai Plastik

UANG | 17 Juni 2019 19:12 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menjadwalkan pembahasan mengenai penerapan cukai plastik. Hal ini diungkapkan saat rapat kerja dengan komisi XI DPR terkait pembahasan kerangka ekonomi makro dan pokok pokok kebijakan fiskal 2020.

"Mohon agar komisi XI menjadwalkan konsultasi mengenai cukai plastik," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6).

Permintaan tersebut seiring dengan pengenaan barang kena cukai baru memerlukan diskusi dan restu lembaga legislatif. Selain hal itu, target pungutan cukai juga sudah masuk dalam target APBN tahun ini sebesar Rp500 miliar.

"Target penerimaan sudah masuk dalam UU APBN, namun kami belum membuat PMK-nya untuk melaksanakan karena memerlukan konsultasi dengan dewan," kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, kebijakan pengenaan cukai menjadi cara paling efektif dalam mengendalikan konsumsi plastik. Dengan demikian, agenda untuk menambah barang kena cukai baru menjadi mendesak untuk dilakukan.

"Kita sudah tahu bahwa plastik banyak sekali dampaknya kita sudah coba untuk membuat kebijakan untuk mengurangi konsumsi plastik dan yang paling cocok adalah cukai," tandasnya.

Baca juga:
Kemenkeu Target Aturan Cukai Plastik Terbit Tahun Ini
Kemenkeu Sebut Kebijakan Plastik Berbayar Bukan Akibat Pungutan Cukai
Kemenkeu: Aturan Cukai Plastik Masih Digodok Antar Kementerian
Menko Luhut Soal Sampah: Kita Tidak Boleh Membunuh Industri Plastik
Kemenkeu: Tak Semua Jenis Plastik Dikenai Cukai
2019, Pemerintah Targetkan Negara Terima Rp500 Miliar dari Cukai Plastik

(mdk/idr)