Sri Mulyani Minta Sisa APBN 2020 Terserap Penuh dalam 2,5 Bulan Mendatang

Sri Mulyani Minta Sisa APBN 2020 Terserap Penuh dalam 2,5 Bulan Mendatang
UANG | 22 Oktober 2020 17:27 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati berharap sisa APBN TA 2020 bisa terealisasi secara optimal dalam 2,5 bulan mendatang. Penyerapan anggaran ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor demand atau permintaan.

"Kami berharap bahwa APBN dalam waktu yang hanya sekarang tinggal dua setengah bulan bisa betul-betul dimaksimalkan. Ini untuk bisa meningkatkan pemulihan ekonomi terutama dari sisi demand," ujar dia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2020 di Jakarta, Kamis (22/10).

Bendahara negara ini mengatakan, apabila sektor demand mulai meningkat maka dapat mendorong geliat aktivitas produksi. Dengan demikian akan berdampak positif bagi kinerja sisi supply. Menyusul mulai sehatnya kondisi pasar.

"Ini pada akhirnya target inflasi akan tetap pada tingkat yang kita inginkan, yaitu yang memberikan insentif kepada dunia usaha atau sektor produksi. Karena ada kepastian harga yang stabil, dan bagi sisi permintaan daya belinya tetap terjaga," paparnya.

Maka dari itu, saat ini pemerintah melalui Kementerian/lembaga terkait terus berupaya merumuskan kebijakan yang efektif untuk mewujudkan keseimbangan inflasi.

"Ini akan menjaga kinerja ekonomi tidak hanya dari sisi makro ekonomi, namun juga dari sisi mikro. Bahkan, kepada sektor rumah tangga," tutupnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Per 20 Oktober, Penggunaan Dana Desa 2020 Capai Rp33,2 Triliun
Menkeu Catat Penarikan Utang per September 2020 Capai Rp784,7 T
Sri Mulyani Catat Belanja Negara Tembus Rp1.841 Triliun Hingga 31 September 2020
Hingga September 2020, Pendapatan Negara Turun Menjadi Rp1.159 Triliun
Akhir September 2020, Defisit APBN 2020 Capai Rp682,1 Triliun
Penerimaan Cukai Etil Alkohol Naik 140 Persen Imbas Produksi Hand Sanitizer Melonjak

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami