Sri Mulyani: Omnibus Law untuk Tingkatkan Indonesia dari Jebakan Kelas Menengah

Sri Mulyani: Omnibus Law untuk Tingkatkan Indonesia dari Jebakan Kelas Menengah
Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu
UANG | 12 Oktober 2020 10:12 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law bertujuan untuk meningkatkan dan mengentaskan Indonesia dari jebakan kelas menengah (middle income trap). Untuk keluar dari negara berpenghasilan menengah, maka dibutuhkan beberapa terobosan.

"Oleh karena itu Omnibus Law tujuannya adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan Indonesia dari middle income trap," kata dia pada Pembukaan Expo Profesi Keuangan Tahun 2020, Senin (12/10).

Bendahara Negara itu menyebut, efisiensi, regulasi yang mudah, akan memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk berusaha secara mudah. Di samping itu, pemerintah juga melakukan reformasi perpajakan di dalam UU Cipta Kerja dan memberikan izin insentif untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, dan kreativitas.

"Kalau kita bicara middle income trap di situ lah letaknya," tandas dia.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang (UU). Kesepakatan tersebut dicapai dalam sidang paripurna pembicaraan tingkat II atas pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Cipta Kerja di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (5/10) lalu. (mdk/azz)

Baca juga:
Wali Kota Tangerang Surati Presiden Jokowi Minta Penangguhan Pemberlakuan Omnibus Law
Jalan Panjang Lobi Omnibus Law
Buruh Bakal Demo Tolak UU Cipta Kerja di Istana Lima Hari Berturut-turut
Antisipasi Demonstran Tolak UU Ciptaker, Arus Lalu Lintas Seputar Istana Dialihkan
KSP Klaim UU Cipta Kerja Sudah Disusun 4 Tahun Lalu
Belibet Ngomong Omnibuslaw UU Melly Goeslaw, Pria Ini Langsung Terkenal Bikin Terta

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami